Daerah, DKI Jakarta

Viral Video Pengakuan Pedagang di Jaksel Dimintai THR oleh Satpol PP

pedagang diminta THR oleh Satpol PP
Screenshot video

Jurnalindonesia.co.id – Sebuah video berisi pengakuan pedagang di Jakarta Selatan yang dimintai tunjangan hari raya (THR) oleh oknum Satpol PP beredar di media sosial dan grup WhatsApp. Dalam video itu, pria itu meminta agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga S Uno melakukan tindakan.

Dalam video yang berdurasi 40 detik itu, tampak seorang pria berkaus warna hijau memegang secarik kertas di tangan kanannya. Dia juga memegang uang sebesar Rp 10 ribu.

“Ini dari pedagang-pedagang di Jakarta Selatan, tolong Bapak Anies, Bapak Sandi, masak ini Satpol PP minta THR ke pedagang kecil. Kita nyari uang susah. Padahal sudah bayar uang keamanan, kebersihan, setiap hari,” kata pria dalam video tersebut.

Di dalam secarik kertas yang diperlihatkan pria itu ke kamera, terlihat tulisan ‘THR Lebaran Pol PP’ dan di bawahnya terdapat daftar nama-nama.

“Nih, pedagang kecil masih dimintai THR. Memang dari Pemprov DKI nggak ada dana APBD untuk bayar THR buat Satpol PP? Tolong diurus ya Bapak Anies, Bapak Sandi, gubernur kita DKI Jakarta,” lanjutnya.

Belum diketahui di mana lokasi pengambilan video tersebut. Pun siapa yang ada di dalam video itu.

“Oke, sekian, terima kasih. Tolong viralkan video ini buat semuanya kalau kalian bela rakyat kecil,” katanya mengakhiri rekaman tersebut.

Simak videonya berikut:

Baca juga: Sandiaga Uno Persilakan Ketua RT Minta THR ke Pengusaha

Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP Jakarta Selatan, Ujang Hermawan, mengatakan bahwa pihaknya mengaku sudah melihat video tersebut. Ujang juga sudah mendapat laporan dari anggotanya terkait video itu.

“Iya benar, saya sudah mendapat laporan dari anggota,” kata Ujang kepada detikcom, Jumat (8/6/2018).

Ujang pun meminta pria yang ada di dalam video itu untuk melapor jika benar ada penarikan THR oleh oknum Satpol PP.

“Terkait dengan pemberitaan bahwa kami meminta (THR) itu nggak benar. Tapi kita lagi mempelajari motif yang ini, kalau bisa kasih keterangan, tapi kita belum meminta keterangan pengunggah video yang bersangkutan. Kalau betul dia (pengunggah video) mau melaporkan ya, harus secara tertulis,” kata Ujang ke awak media, Jumat (8/6/2018).

Baca juga: Ormas Minta THR ke Pengusaha, Anies: yang Penting Tidak Melanggar Hukum

Ujang mengaku saat ini pihaknya sedang menyelidiki kebenaran video tersebut. Dia juga telah meminta Satpol PP di tiap kecamatan untuk ikut mencari tahu oknum yang terlibat dalam video itu.

“Ini tadi saya sudah rapat dengan Satpol PP kecamatan, jadi diminta untuk cross-check di kecamatan masing-masing. Kita cari siapa yang mengunggah itu. Kalau benar itu anggota, kita akan memproses sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Meski demikian Ujang tetap yakin anggotanya tidak ada yang berani melakukan hal itu. Ia juga menegaskan pihaknya tidak mengeluarkan edaran tertulis atau perintah secara lisan untuk meminta THR kepada pedagang.

“Tidak ada. Kita kan udah dilarang sama Pak Gubernur dan sudah diarahkan ke semua pegawai se-DKI ini,” ucapnya.

Baca juga: Gerindra: Tidak Ada Larangan Ormas Minta THR ke Pengusaha