Kriminal

Video Detik-detik Penyerangan Kapolsek Tangerang oleh Pemuda Mengaku Anggota ISIS

Penyerangan Kapolsek Tangerang
Foto: Penyerangan Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi dan anggotanya terekam kamera (Istimewa)

Jurnalindonesia.id – Penyerangan terhadap Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi dan 4 orang anggotanya sempat terekam kamera warga. Dalam video tersebut, pelaku yang diketahui bernama Sultan Azianzah (22) terlihat menyerang polisi dengan sebilah golok.

Sebelumnya, dengan mengenakan jaket warna biru lengan putih dipadu rompi warna hitam dan celana panjang warna hitam serta tangan kanannya memegang sebilah golok, pelaku berdiri di Pos Lalu Lintas di Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan Pendidikan Yupentek Cikokol, Tangerang Kota, Banten. Lalu lintas tampak ramai dilalui kendaraan. Keterangan Polri, peristiwa terjadi pukul 07.10 WIB.

penyerangan-polisi

Foto: Penyerangan Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi dan anggotanya terekam kamera (Istimewa)

Sejumlah polisi tampak berusaha meringkus pelaku. Saat terdengar suara letusan tembakan beberapa kali, pelaku berlari dan secara brutal menyerang polisi. Seorang polisi terlihat dibacok oleh pelaku di bagian dada. Polisi lainnya kemudian mengambil jarak menghindari serangan sambil terus mengawasi pelaku.

Pelaku kemudian nampak menyerang polisi lainnya sebelum kembali ke pos polisi tersebut.

Dalam video, kaki pelaku nampak pincang terkena tembakan polisi. Dia kemudian melangkah menjauh dari pos polisi tersebut.

Baca selengkapnya di Kronologi Penyerangan Brutal Atas Kapolsek Tangerang dan Anggotanya

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menerangkan, pelaku datang ke lokasi dan langsung menyerang dua anggota polisi yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas. Dua petugas, yakni Iptu Bambang Haryadi dan Bripka Sukardi mengalami luka di bagian dada dan punggung.

Kebetulan saat itu Kapolsek Tangerang Kota Kompol Effendi tengah melintas di lokasi melakukan kontrol situasi. Melihat ada anggota yang diserang, Kompol Effendi lalu menembak kaki pelaku. Pelaku bukannya menyerah, namun malah melawan. Kompol Effendi terkena luka bacok di bagian dada dan punggung.

Pelaku diketahui membawa dua buah bom pipa. Satu dilemparkan ke petugas, namun tidak meledak.

 

Loading...