Uncategorized

[UPDATE] Mendagri Belikan Korban Gempa Barang di Minimarket Saat Kunjungan ke Palu

Jurnalindonesia.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengunjungi korban gempa di Palu, Sulawesi Tenggara, Minggu (30/9/2018). Secara gotong royong, Tjahjo membelikan barang di minimarket yang tutup untuk korban gempa sementara.

“Kita sudah perintahkan untuk Alfamart dan Indomaret itu sudah bisa diambil barang barangnya,” kata Tjahjo di Palu.

Keputusan tersebut diambil karena warga kesulitan mendapatkan makanan. Tjahjo sudah memberikan kontak yang bertanggung jawab kepada manajemen minimarket.

“Kami sudah tinggalkan kartu nama dan kami akan bayar itu semua,” ucapnya.

Baca: Korban Tewas Gempa Palu Mencapai 420 Orang, 10 Ribu Mengungsi

Hal senada juga disampaikan oleh Menko Polhukam Wiranto di lokasi yang sama. Keputusan ini diambil setelah terjadi penjarahan di berbagai lokasi setelah gempa mengguncang pada Jumat (28/9).

“Ada satu kebijakan yang boleh ambil, dibayar oleh pemerintah. Jadi seperti mendapatkan air minum dan sebagainya,” kata Wiranto.

Berita ini sebelumnya berjudul ‘Korban Gempa Palu Boleh Ambil Barang di Minimarket, Pemerintah yang Bayar’. Judul kami ubah menjadi ‘Mendagri Belikan Korban Gempa Barang di Minimarket Saat Kunjungan ke Palu’ setelah ada penjelasan dari Mendagri Tjahjo Kumolo yang pada intinya tidak semua minimarket boleh diambil barangnya.

“Saat saya meninjau masyarakat korban bencana yang dirawat di rumah sakit, perlu bantuan segera makan minum. Toko semua tutup, runtuh, listrik mati. Dalam rapat saya minta Pemda fasilitasi beli minuman makanan di toko yang jual berikan dulu kepada pengungsi dan yang dirawat di rumah sakit. Cari yang punya toko, dibeli dulu dan saya minta pengawalan satpol PP dan Polri kemudian bagikan makanan tersebut,” kata Tjahjo, seperti dilansir detikcom, Minggu (30/9/2018).

Keputusan itu diambil karena kondisi darurat, listrik mati dan bantuan baru masuk malam hari dari daerah tetangga. Tjahjo juga ikut membelikan makanan dari toko untuk korban gempa.

“Kondisi darurat makan minum belum masuk bantuan, toko tutup, ya bantu masyarakat yang perlu makan minum. Dan saya minta langsung ke gubernur beli minuman dari toko yang tutup. Uang gotong royong, mendagri ikut beli juga,” jelasnya.

Penjelasan Mendagri Tjahjo Kumolo juga dapat dibaca di berita ini.

Redaksi mohon maaf atas kekeliruan ini.