Kriminal

Tragis, Seorang TKI Ditemukan Tewas di Dalam Lemari di Malaysia

Jenazah perempuan yang tewas di Penang, Malaysia, telah diserahterimakan ke pihak keluarga di Sumut
Jenazah perempuan yang tewas di Penang, Malaysia, telah diserahterimakan ke pihak keluarga di Sumut. (Foto: Dok. BNP2TKI)

Jurnalindonesia.co.id – Kepolisian Malaysia menangkap dua orang pria menyusul penemuan mayat seorang wanita di dalam lemari baju di sebuah flat di Paya Terubong, Penang, Malaysia.

Mayat yang ditemukan di Blok B Green garden Flats pada Selasa, 13 Maret pukul 10 malam waktu setempat itu diidentifikasi sebagai Santi Restauli Simbolon, perempuan berusia 25 tahun asal Sumatera Utara. Jasad Santi ditemukan setelah salah satu teman sekamarnya mendobrak pintu kamar yang terkunci karena bau menyengat yang muncul dari dalam.

Keterangan Kepala Kepolisian Daerah Georgetown, Asisten Komandan Anuar Omar yang dilansir The Star, Kamis (15/3/2018) menyebutkan bahwa polisi telah menahan dua orang pria yang diyakini sebagai teman dari kekasih korban. Polisi masih memburu Sandip Gurung, seorang pria warga Nepal berusia 27 tahun yang merupakan kekasih dari Santi.

Penyelidikan terhadap kasus ini masih berlangsung dan autopsi jasad korban telah dilakukan pada Rabu.

Malaysia yang ditemukan tewas di lemari telah diserahkan ke pihak keluarga.

Jenazah Santi, TKI di Malaysia yang ditemukan tewas di lemari telah diserahkan ke pihak keluarga. (Foto: Dok. BNP2TKI)

Sementara itu jenazah Santi sudah diterbangkan ke Medan, Sumatera Utara pada Kamis (15/3) siang. Jenazah Santi didampingi oleh Staf Konsuler Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang dan pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia, Judha Nugraha.

Baca juga: Diberondong Kecaman, Fahri Hamzah Hapus Cuitannya soal TKI

Sementara itu, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) memastikan, Santi adalah TKI resmi. Perempuan kelahiran 1993 itu bekerja sebagai operator mesin pabrik di Penang, Malaysia, sejak 2015 lalu.

“Berdasarkan komunikasi saya dengan BP3TKI Medan, dia TKI resmi. Diberangkatkan resmi, masuk Malaysia 2015. Dalam hal ini prosedural,” kata Kabag Humas BNP2TKI, Servulus Bobo Riti, kepada detikcom, Kamis (15/3/2018).

Dari hasil autopsi ditemukan sejumlah tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diperkirakan Santi dibunuh sekitar 2-3 hari sebelum jenazahnya ditemukan.

Servulus mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan KJRI Penang untuk penanganan kasus ini.

Kabag Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti

Kabag Humas BNP2TKI Servulus Bobo Riti. (Foto: dok. Pribadi)

Servulus menambahkan, saat ini jenazah Santi sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga di Desa Naga Kisar, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Begadai, Sumut. Pemulangan korban ditanggung perusahaan yang memberangkatkannya.

“Pemulangan didampingi Ibu Neny dari KJRI Pulau Penang. Saat ini tim sudah di rumah duka dan jenazah sudah diserahterimakan kepada orang tua korban Bapak Binter Simbolon,” ujarnya.

Baca juga: Beredar Video Diduga Penyiksaan TKI Adelina Lisao, Ini Kata Polisi Malaysia