Kriminal

Sukmawati Soekarnoputri Dilaporkan atas Tuduhan Penistaan Agama

Sukmawati Soekarnoputri
Sukmawati Soekarnoputri

Jurnalindonesia.co.id — Sukmawati Soekarnoputri dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh dua pihak sekaligus, yakni pengacara bernama Denny AK dan Ketua DPP Partai Hanura Amron Asyhari.

Sukmawati dituduh telah melakukan penistaan agama dalam puisinya yang berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan dalam acara peringatan 29 tahun Anne Avantie Berkarya di JCC Senayan beberapa waktu lalu.

“Saat itu dia berkata bahwa syariat Islam disandingkan dengan sari konde, itu kan jelas menurut kami enggak bisa bisa disandingkan. Lalu, nyanyian Ibu Pertiwi lebih indah daripada azanmu. Kalau bicara begitu, dia meremehkan Sang Kuasa dong,” kata Denny di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4/2018).

Baca: Puisi Sukmawati Dianggap Hina Syariat Islam dan Azan, Kok Bisa?

Menurut Denny, apa yang disampaikan Sukmawati sangat tidak pantas.

Laporan Denny diterima dengan nomor polisi : LP/1782/VI/2018/PMJ/Dit. Reskrimum.

pelapor Sukmawati Soekarnoputri

Denny, salah satu pelapor Sukmawati Soekarnoputri di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4/2018). (Foto: Kompas.com/Sherly Puspita)

Hal senada juga disampaikan Amron Asyhari.

“Ini jelas telah menghina dan melecehkan kami sebagai umat Islam. Saya minta agar polisi segera mengusut kasus ini,” kata Amron.

Dalam laporan itu Denny membawa barang bukti berupa video puisi Sukmawati yang telah tersebar di media sosial. Keduanya berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini.

“Tetap proses hukum harus berjalan. Kami maafkan jika beliau meminta maaf. Namun, pada kenyataannya sampai saat ini belum ada permintaan maaf dari dia, yang ada hanya klarifikasi,” ujar Denny.

Laporan Amron diterima dengan LP/1785/IV/PMJ/Dit.Reskrimum tertanggal 3 April 2018.

Baca juga: Singgung Azan dan Syariat Islam Lewat Puisi, PA 212 Akan Somasi Putri Bung Karno