Politik

Sri Bintang Pamungkas Sebut Amien Rais Pengkhianat Reformasi

Sri Bintang Pamungkas
Sri Bintang Pamungkas. (Foto: Antara/Rosa Panggabean)

Jurnalindonesia.co.id – Sri Bintang Pamungkas secara terang-terangan menyebut Amien Rais sebagai pengkhianat. Hal itu, menurut Sri Bintang, terkait kesalahan Amien mendukung amandemen Undang-Undang Dasar 1945 saat masih menjabat sebagai ketua MPR pada periode 1999-2004.

Tak hanya itu, Sri Bintang juga menyatakan bahwa Amien Rais tidak pantas disebut sebagai bapak reformasi.

“Amien Rais menyimpang. (Bukan bapak reformasi) bisa dibilang begitu,” kata Sri Bintang dalam diskusi ‘Peringati Lengsernya Soeharto, Amien Rais, Bapak Reformasi?’ di UP2YU Coffe & Resto Ibis Budget Hotel Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018).

“Amien Rais itu pengkhianat. Dia pernah mengatakan sudah minta maaf kepada ini-itu dia harus meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang kesalahannya melakukan amendemen,” lanjutnya.

Baca juga: Sri Bintang Pamungkas Cetuskan Gerakan Tolak Jokowi di Pilpres 2019

Sri bintang

Diskusi bertajuk ‘Peringati Lengsernya Soeharto, Amien Rais, Bapak Reformasi?’ di UP2YU Coffe & Resto Ibis Budget Hotel Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5/2018). (Foto: Wildan/detikcom)

Dalam diskusi tersebut, Sri Bintang banyak membahas mengenai peristiwa lengsernya Presiden Soeharto pada 1998. Sri Bintang yang merupakan salah satu Aktivis ’98 dan pelaku sejarah reformasi mengatakan, saat itu Amien mendukung Gus Dur menjadi presiden namun kemudian mendukung Megawati.

Selain Sri Bintang, diskusi Memperingati Lengsernya Soeharto tersebut juga dihadiri oleh Aktivis ’98 lainnya, yakni Faizal Assegaf.

Dalam kesempatan itu Faizal menilai Amien Rais ingin menjadi pahlawan. Faizal mencontohkan sikap Amien yang selalu menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika ada masalah, layaknya zaman Soeharto dulu.

“Amien Rais kemudian tampil ingin menjadi pahlawan. Amien Rais seolah-olah menempatkan Jokowi seperti Pak Soeharto. Semua seolah-olah disalahkan ke Pak Jokowi. Saya tak pernah menemukan Pak Amien Rais menyalahkan gubernur, bupati, DPR, DPD, tapi semua disalahkan ke Pak Jokowi,” kata Faizal.

Baca juga: Amien Rais Sebut Ada Pemimpin Sontoloyo yang Jadi Agen Asing, Siapakah Dia?

Lebih lanjut, Faizal kemudian mengungkit sikap Amien di zaman dulu dan membandingkannya dengan era saat ini.

“Saat dia mengatakan ada ‘partai setan’ dan ‘partai Tuhan’ itu terulang di tahun ’99 itu, Pak Amien sudah jadi setan sebenarnya. Pada tahun 1999, Pak Amien itu menghasut umat Islam bahwa umat Islam mengharamkan presidennya perempuan kan? Dan dimenangkan Gus Dur kan,” kata Faizal.

Faizal menyebut, kepentingan Amien Rais di era kepemimpinan Gus Dur tidak terpenuhi. Amien kemudian melengserkan Gus Dur dan memilih Megawati menjadi presiden. Hal itulah yang menurut Faizal Amien Rais tidak konsisten dan tidak cocok dikatakan sebagai bapak reformasi.

Dalam diskusi yang digelar oleh Komunitas Cikini dan Jaringan Aktivitas Reformasi Indonesia (Jari 98) itu, hadir pula Kapitan Kelibay, peneliti dari Indonesian Public Institute (IPI); Wahab Talaohu, aktivis ’98; dan pengamat politik Boni Hargens.

Diskusi ini membahas mengenai tragedi ’98 dan detik-detik menjelang lengsernya Presiden Soeharto.

Loading...