Uncategorized

Setahun Anies Menjabat, Fahira Idris: DKI Jadi Kota Nyaman Bagi Rakyat Kecil

Jurnalindonesia.co.id – Tak lama lagi tepat setahun Gubernur Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta. Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengatakan, Anies telah berhasil menunaikan satu persatu janji kampanyenya.

Menurut Fahira, meski awalnya banyak yang meragukan, namun nyatanya Anies mampu menuntaskan salah satu komitmen besarnya yakni menghentikan total semua proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Namun, lanjut Fahira, selama satu tahun ini, rakyat kecillah yang paling merasakan dampak positif dari kebijakan dan program Anies.

“Cara paling mudah menilai efektivitas dan keberhasilan seorang pemimpin adalah dengan melihat bagaimana respons dan tanggapan orang-orang kecil atau rakyat miskin terhadap kinerja pemimpinnya. Rakyat kecil lebih jujur menilai kondisi Jakarta saat ini daripada pengamat, bahkan wakil rakyat sekalipun,” kata Fahira di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (10/10).

“Siapapun tidak bisa membantah bahwa setahun ini Jakarta lebih nyaman bagi rakyat kecil,” lanjutnya.

Baca juga: PKS DKI Akui Pembangunan Jakarta di Era Anies Baswedan Lambat

Fahira mengungkapkan, era PKL dan becak dikejar-kejar, penggusuran warga kampung kota, hingga menjadikan rakyat kecil hanya sebagai obyek pembangunan, sudah berakhir dan tinggal menjadi sejarah kelam Jakarta. Menurutnya, seorang pemimpin haruslah berpihak dan membela kelompok masyarakat lemah dan menguatkan mereka yang terpinggirkan oleh sebuah sistem dan kebijakan yang tidak mempunyai dimensi keadilan sosial.

Di DKI saat ini, ujar Fahira, Gubernur menjadi pemimpin bagi kolaborasi warga kota yang berdaya dan turut menjadi subjek pembangunan. Tidak cuma administrator yang bekerja tanpa rasa dan mengabaikan aspirasi masyarakat bawah.

Fahira pun mengaku terharu melihat ada gubernur yang kinerjanya ‘dirayakan’ begitu antusias oleh rakyatnya yaitu Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) bahkan dihadiahi nasi tumpeng sebagai rasa syukur.

“Sekali lagi saya sampaikan, kalau ingin tahu perubahan Jakarta tanya kepada rakyat kecil, jangan tanya kepada pengamat, wakil rakyat, atau kepada mereka-mereka yang selama ini mendukung reklamasi dan menganggap rakyat miskin kota harus disingkirkan ke balik tembok-tembok tinggi rumah susun karena dianggap mengganggu pemandangan,” kata Fahra.

“Saya sebagai senator menyaksikan langsung kemajuan besar Jakarta saat ini,” pungkasnya.

Adapun Anies Baswedan akan tepat satu tahun menjalani jabatannya sebagai orang nomor satu di DKI pada 16 Oktober 2018 mendatang.

Baca juga: Normalisasi Sungai di Era Anies Mandek, 129 Kelurahan di DKI Terancam Terendam Banjir

Loading...