Kriminal

Seorang Prajurit TNI AD Dihukum Penjara Seumur Hidup Atas Kepemilikan 25 Kg Sabu

Koptu RA, seorang oknum prajurit TNI AD dinyatakan bersalah atas kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 25 kilogram dalam sidang putusan di Pengadilan Militer II-09 Bandung, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (16/5/2016) sore.

Majelis hakim, yakni Kolonel CHK Marwan Suliandi, Letkol CHK Sugiarto dan Letkol CHK (K) Nanik Suwarni, memvonisnya hukuman penjara seumur hidup. Koptu RA pun harus dikeluarkan dari dinas militernya.

Vonis tersebut lebih berat ketimbang tuntutan Oditur Militer Mayor CHK Y Gutubela. Oditur Militer menutut Koptu RA dengan hukuman 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Oditur Militer meyakini terdakwa melanggar dakwaan primer, yakni pasal 114 ayat (1) UU No 35 tahun 1999 tentang Narkotika.

“Kami tidak sependapat (tuntutannya. Red) dan kami perberat,” ujar Marwan selaku ketua majelis hakim. Koptu RA pun akhirnya divonis penjara seumur hidup.

Pantauan Tribunnews, ada beberapa pertimbangan yang membuat majelis hakim memperberat hukuman terdakwa.
Antara lain, Koptu RA melakukan perbuatan melawan hukum serta menyepelekan hukum.

Koptu RA merupakan pasukan tempur yang siap siaga serta harus menjadi pelopor pencegahan nakroba.

“Terdakwa melakukan perbuatan dengan mengorbankan jati diri. Terdakwa mencari keuntungan dan tidak layak serta tidak pantas menjadi anggota TNI,” ujar Marwan.

Selain itu, lanjut Marwan, sabu seberat 25 kilogram milik terdakwa membahayakan masyarakat Indonesia.
Perbuatannya jadi pengedar menunjukan dirinya tidak peduli terhadap dampak bahaya narkoba dan tidak mendukung upaya pemerintah berantas narkoba.

“Terdakwa juga menentang perintah atasan di mana pimpinan TNI, Presiden, dan negara menyatakan perang terhadap narkoba,” ujar Marwan.

Atas putusan itu, Koptu RA memutuskan pikir-pikir atas vonisnya tersebut. Sedangkan Oditur Militer menyatakan menerima atas putusan hakim tersebut.

“Kamu (Koptu RA. Red) memiliki waktu 7 hari ke depan untuk menentukan sikap apakah banding atau tidak,” ujar Marwan.

Loading...