Senjata Tradisional Betawi

Setiap daerah di Indonesia memiliki senjata khas masing-masing. Begitu juga dengan Betawi. Betawi mempunyai banyak sekali senjata tradisional sebagai warisan budaya. Senjata tradisional dari daerah ini sangatlah unik dan menarik untuk dipelajari.

Berikut adalah daftar senjata tradisional betawi yang dimiliki oleh masyarakat Betawi, karena senjata ini bagian dari sejarah Indonesia admin berharap materi dapat menambah wawasan untuk anda.

Beliung Gigi Gledek

Beliung Gigi Gledek

Senjata yang pertama yaitu beliung gigi gledek. Jika Anda perhatikan dengan seksama maka senjatanya satu ini memiliki bentuk seperti kapak. Mata senjata ini berbentuk menyilang ke arah gagang.

Hal yang menarik dari mata kapak ini yaitu terbuat dari bebatuan yang berasal dari era neolitikum. Senjata tradisional ini ditemukan pada tahun 1970 pada suatu proses penggalian di daerah Condet.

Daerah itu sendiri diketahui telah sejak ribuan tahun yang lalu. Selain digunakan untuk melindungi diri, senjata tradisional betawi ini juga digunakan untuk memotong kayu.

Kerakel

Kerakel betawi

Senjata tradisional berikutnya yang berasal dari daerah Betawi yaitu kerakel. Memiliki kepanjangan kerak keling. Hal yang membedakan senjata ini dari rotan ujungan, yaitu memiliki ukuran yang lebih pendek serta lebih pipih.

Ukuran terbesar dari senjata ini yaitu 60 cm. Beberapa masyarakat Betawi juga menyebut senjata ini dengan istilah blangkas. Bahan pembuatan yaitu berupa baja Hitam yang disebut dengan kerak keling.

Bahan tersebut nantinya akan melalui proses pembakaran yang kemudian akan dicor. Ujung yang dimiliki dari senjata satu ini memiliki bentuk yang tajam. Bahan untuk pembuatan gagang senjata tradisional betawi ini yaitu dari bahan timah sehingga terasa ringan.

Punta

Punta Betawi

Punta sendiri memiliki bentuk yang cukup panjang, yaitu sekitar 20 cm. Senjata tradisional ini memiliki fungsi sebagai simbol pembeda untuk strata sosial. Oleh karena itulah senjata ini jarang digunakan dalam suatu pertarungan.

Untuk wilayah Jawa barat senjata ini dikenal juga dengan sebutan kujang. Namun untuk motif serta bentuknya, mungkin senjata kujang sedikit lebih bervariasi dari senjata yang satu ini.

Belati

Belati Betawi

Senjata tradisional ini memiliki model tikam. Sehingga penggunaannya sangat penting dalam suatu pertarungan. Masyarakat Betawi umumnya akan menggunakan senjata tradisional betawi ini sebagai alat untuk melindungi diri.

Dilihat sekilas maka Anda akan mendapati senjata belati ini memiliki bentuk berupa golok. Yang membedakan mungkin hanyalah ukurannya yang lebih kecil. Pada bagian bilahnya juga lebih tebal dan memiliki ujung melengkung serta lancip.

Editor terkait:

Trisula

Trisula Betawi

Untuk senjata tradisional trisula yang berasal dari Betawi ini merupakan peninggalan dari kebudayaan Hindu yang sempat berkembang di wilayah Betawi zaman dulu. Sehingga hal itu menjadikan senjata trisula sebagai senjata tradisional dari daerah Betawi.

Sekilas bentuknya hampir mirip seperti trisula dari wilayah Palembang. Yang membedakan yaitu terdapat di bagian bilahnya yang panjang. Serta untuk bagian bilah di sisi kiri maupun kanan, ujungnya memiliki bentuk melengkung.

Badik

Badik Betawi

Disebut juga dengan pisau raut oleh masyarakat Betawi. Bentuknya memang sangat mirip seperti badik. Untuk jenis senjata tradisional seperti ini banyak sekali dimiliki oleh masyarakat biasa Betawi. Merupakan jenis senjata yang dimanfaatkan untuk keperluan budaya.

Jadi senjata tradisional betawi yang satu ini tidak digunakan sebagai alat untuk melindungi diri ataupun dalam pertarungan. Banyak digunakan juga sebagai alat aksesoris pengantin pria. Senjata ini umumnya akan diletakkan di ikat pinggang di bagian depan perut.

Siku-siku

Dibuat dengan cara menyusun 2 besi dengan posisinya saling menyilang atau menipu oleh karena itulah senjata tradisional ini dinamakan dengan siku-siku. Senjata ini digunakan dengan cara berpasangan.

Dilihat sekilas Anda akan menyangka bahwa senjata ini merupakan belati. Yang membedakan antara dua jenis senjata tersebut yaitu pada bentuk sisi-sisinya serta batangnya. Siku-siku dibuat bulat dan memiliki ujung yang runcing sedangkan belati dibuat dengan bentuk pipih dan tajam di kedua sisinya.

Rotan

Rotan Betawi

 

Senjata tradisional dari daerah Betawi selanjutnya yaitu rotan. Bentuk dari senjata ini cukup panjang hingga mencapai 70 meter sampai 100 meter. Umumnya di bagian ujung-ujungnya akan ditambahi barang yang tajam. Seperti misalnya paku atau pecahan logam.

Cuneik

Cuneik betawi

Senjata tradisional berikut merupakan senjata bagi kaum perempuan Betawi. Bentuk yang dimiliki oleh senjata tradisional betawi yang satu ini memang terbilang unik jika dibanding dengan senjata-senjata yang lain. Hal itu tentunya menjadi pembeda bagi senjata ini.

Jika Anda lihat maka senjata ini memiliki bentuk yang serupa dengan tusuk konde. Namun jangan salah senjata ini sangatlah ampuh untuk melumpuhkan musuh ketika digunakan untuk menusuk. Bahan penyusun dari senjata cunrik ini yaitu besi Kuningan. Panjang yang dimiliki senjata ini kurang lebih sekitar 10 cm.

Toya

Toya Betawi

Senjata tradisional berikutnya yang juga berasal dari daerah Betawi yaitu toya. Senjata ini banyak digunakan oleh para jawara yang berasal dari Betawi. Murid-murid dari perguruan silat betawi banyak yang menggunakan senjata tradisional betawi ini sebagai latihan.

Toya memiliki bentuk gerigi di ujungnya. Hal tersebut tentunya akan memberikan efek yang cukup besar dalam melumpuhkan lawan bertarung.

Badik Cangkingan

badik cangkingan betawi

Berikutnya yaitu badik cangkingan. Juga merupakan salah satu senjata tradisional dari Betawi. Biasanya senjata yang satu ini digunakan untuk alat perlindungan diri. Sehingga banyak para pemuda dari Betawi dulu sering membawa senjata satu ini.

Terlebih jika mereka bepergian jauh. Jika Anda lihat maka bentuk dari senjata tradisional betawi ini mirip dengan rencong yang berasal dari Aceh. Atau mungkin tentunya juga akan mirip seperti badik dari Sulawesi. Nama batik cangkingan itu sendiri berasal dari kebiasaan saat membawa senjata tersebut yang di cangking.

Editor terkait:

  • Senjata Tradisional Madura
  • Senjata Tradisional Riau
  • Senjata Tradisional Jambi

Golok Gobang

Golok Betawi

Senjata satu ini memiliki bentuk yang cukup pendek. Punggung dari senjata ini berbentuk melengkung dan ujungnya rata. Digunakan sebagai alat untuk melindungi diri. Serta alat ini sangat efektif digunakan dalam suatu pertarungan.

Bahan yang digunakan sebagai penyusun senjata tradisional tersebut yaitu tembaga. Sedangkan untuk bagian gagangnya terbuat dari bahan kayu rengas. Masyarakat Betawi sering menyebut gagang tersebut dengan sebutan gagang jantuk.

Golok Ujung Turun

Golok Ujung Turun

Golok ujung turun merupakan salah satu dari senjata tradisional betawi. Memiliki ujung yang berbentuk lancip serta terdapat ukiran pada bagian bilahnya. Anda juga akan menemukan ukiran lain di bagian gagang dari senjata ini.

Gambar-gambar binatang tersebut merupakan binatang yang dikeramatkan oleh para masyarakat Betawi. Umumnya binatang yang dijadikan bahan gambar ukiran yaitu berupa macan. Senjata tradisional satu ini biasanya digunakan sebagai alat untuk melindungi diri.

Golok Betok

Golok betok

Senjata selanjutnya juga masih berupa golok yang bernama golok betok. Keberadaan golok ini sebagai senjata tradisional betawi sudah ada sejak lama.

Senjata ini merupakan salah satu warisan dari leluhur masyarakat Betawi yang keberadaanya sangat penting. Dulu, golok betok digunakan oleh jawara-jawara betawi.

Baca juga kumpulan materi tentang Senjata Tradisional di indonesia atau materi menarik lainnya di Jurnal Indonesia