DKI Jakarta, Ekonomi dan Bisnis

Sandiaga Uno Angkat Tangan Soal PKL di Sudirman

sandiaga uno
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno memberikan sambutan saat pelaksanaan salat Gerhana Bulan bersama warga di Masjid Al Mubarok, Jl Pramuka Sari III, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (31/1). (Foto: beritajakarta.id)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku, pemerintah provinsi DKI tidak bisa berbuat banyak terhadap para pedagang kaki lima (PKL) di trotoar Jalan Jenderal Sudirman.

Sandi mengatakan, para pedagang kerap ‘kucing-kucingan’ dengan dan petugas. Ketika ada petugas mereka ‘ngumpet’, dan saat tidak ada petugas, mereka akan kembali menggelar dagangannya.

“Sekarang on and off (ada dan tidak ada). Saya lari setiap pagi melihat betul, tetapi begitu saya lewat dikosongkan,” kata Sandi usai menjalani salat gerhana, di Jalan Pramuka Sari lll RT 1 RW 8, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu malam, (31/01/2018).

Baca: Ikut-ikutan Tanah Abang, PKL di Sudirman Gelar Dagangan di Trotoar

Adapun para pedagang yang menggelar lapak di trotoar Jalan Jenderal Sudirman merupakan PKL yang digusur dari Pasar Bendungan Hilir karena ada revitalisasi.

Perilaku seperti ini, kata Sandi, harus diubah. Dia berharap, para PKL bisa mengubah perilakunya ketika diberi lokasi sementara dan lahan usaha.

“Kami tidak mampu. Sebanyak apa pun petugas yang mengawasi, kalau tidak ada perubahan perilaku dari pedagang. Tidak mampu,” ujarnya.

Selain itu, partisipasi masyarakat juga sangat penting. Warga diharapkan tidak menoleransi para PKL yang jualan di tempat yang dilarang. Soalnya, jika warga juga masih berbelanja di lapak PKL ilegal maka akan menyuburkan mereka.

“Mereka di sana (trotoar Jalan Jenderal Sudirman) karena ada yang membeli. Namun memang PKL harus diberikan lokasi sementara sebelum direlokasi,” ucapnya.

Pemprov DKI rencananya akan mencarikan lahan untuk menampung PKL tersebut. Tujuannya, agar PKL tidak mengambil alih trotoar sebagai tempat jualan.

“Tentunya kita harus pikirkan mereka, carikan lokasi sementara dan bagaimana bisa tidak mengakibatkan mereka mengokupasi trotoar lagi seperti yang terjadi sekarang,” kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2018).

Selain itu juga tengah melakukan komunikasi dengan pihak PD Pasar Jaya mengenai revitalisasi tempat berjualan para PKL di kawasan Sudirman tersebut.

“Saya saat ini juga lagi berkonsultasi dengan PD Pasar Jaya, berapa lama melakukan revitalisasi,” ujarnya.