Daerah, DKI Jakarta

Sandiaga Uno Persilakan Ketua RT Minta THR ke Pengusaha

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, di Lapangan Medan Merdeka Selatan, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017). (Foto: Rina Ayu/Tribunnews.com)

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tak melarang jika ada pengurus Rukun Tetangga (RT) yang meminta tunjangan hari raya (THR) kepada para pengusaha.

Pernyataan tersebut Sandi sampaikan untuk merespons surat edaran Ketua RT 007 RW 01 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat yang meminta dana THR menjelang Lebaran 2018.

“Itu menurut saya, sekali lagi, apa yang dilakukan oleh RT-RT tersebut murni inisiatif daripada mereka untuk mengetuk kepedulian dari para pengusaha di wilayah mereka,” kata Sandiaga di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa (5/6).

Baca: Gerindra: Tidak Ada Larangan Ormas Minta THR ke Pengusaha

Sandi beralasan, selama ini para pengurus RT telah memberikan pelayanan dan bantuan administrasi kepada para pengusaha di wilayahnya. Dengan demikian mereka layak mendapat insentif dari kerja mereka.

Sandi juga mengatakan, permintaan THR ke pengusaha tak jadi soal asal dilakukan tanpa pemaksaan. Sandi juga meminta para pengusaha yang tak berkenan memberi THR, tak usah memaksakan.

“Semuanya harus didasarkan dengan kerelaan, jangan didasarkan dengan pemaksaan karena THR apapun bentuknya itu insentif dalam balutan bulan suci Ramadan,” ujar Sandi.

Baca: Ormas Minta THR ke Pengusaha, Anies: yang Penting Tidak Melanggar Hukum

Sebelumnya beredar surat bertandatangan Ketua RT RT 007 RW 01 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, yang berisi permintaan THR kepada para pengusaha di wilayah tersebut.

Dalam surat bertanggal 25 Mei 2018 itu juga dilampirkan secarik kuitansi dengan cap biru dan tanda tangan.

“Kami memohon uluran tangan dari perusahaan dan usahawan serta para dermawan yang berdomisili di wilayah RT007/01 sebagai kepedulian terhadap sesama, menjelang datangnya Hari Raya tersebut,” demikian tertulis dalam surat edaran tersebut.