Ekonomi dan Bisnis

Rumah DP Rp 0 Sulit Terlaksana, Anies Siapkan Sistem Sewa

Anies mengecek lahan untuk pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) DP Rp 0.

Sejumlah pihak menilai angsuran untuk rumah DP 0 Rupiah hanya mampu dipenuhi oleh warga DKI berpenghasilan Rp 7 juta. Hal ini mengingat adanya aturan maksimal cicilan sebesar 30% dari penghasilan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pun menyadari bahwa aturan tersebut bakal menyulitkan masyarakat yang berpenghasilan minim.

“Mereka tidak mungkin bisa masuk kategori bankable. Karena untuk bankable mereka harus berpenghasilan cukup agar 30% bisa untuk kredit,” kata Anies Baswedan di Balai Kota, (19/1/2018).

Oleh karena itu Anies mengungkapkan bahwa pihaknya akan merancang sistem sewa kepada warga yang tidak bisa mencicil rumah DP 0 Rupiah tersebut.

“Memang sebagian ada komponen masyarakat kita yang tidak bisa memulai dengan rusunami. Mulainya dengan sewa. Tapi kita siapkan penyewaan dalam jangka panjang. Mereka tertib, nanti diujung menjadi miliknya,” ucap Anies.

Baca: Syarat Rumah DP 0 Rupiah: Tidak Boleh Diperjualbelikan

Pemprov DKI sedang dalam tahap penghitungan untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat agar dapat menyewa hunian tersebut hingga akhirnya menjadi hak milik.

“Nah mereka yang berada di bawah akan sangat sulit. Nah ini yang mau kita terapkan polanya sewa, tertib bayarnya, perawatannya rapi, nanti diujung akan menjadi milik. Ini skemanya sedang disiapkan itu untuk mereka yang pengasilannya minim,” ujar Anies.

Baca juga: Heboh Lahan Rumah DP Rp 0 Bekas Proyek Mangkrak

Loading...