Kriminal

Rizieq Sebut Video Laporan Sukmawati Sudah Diedit, Kapolda Jabar Membantah

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab saat tiba di Markas Polda Jawa Barat sekitar pukul 09.25 WIB menggunakan mobil Mitsubshi Pajero Sport warna putih bernomor Polisi B 1 FPI.

Jurnalindonesia.id – Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan menuturkan, dalam pemeriksaan yang berlangsung selama 6,5 jam itu, Rizieq tidak mengakui ucapannya dan menganggap video yang dijadikan barang bukti sudah diedit.

“Video ini sudah dicek di Puslabfor dan video ini asli. Tetapi, kalau dia (Rizieq) bilang editan, itu hak dia,” ujar Anton di Mapolda Jabar, Kamis (12/1/2017), dikutip Kompas.com.

Hingga saat ini, status Rizieq masih sebagai saksi dan dalam tahap penyelidikan. Dalam waktu dekat, ujar Anton, pihaknya akan mengonfrontasi dengan saksi-saksi yang sudah diperiksa.

“Apakah nanti naik tahapnya menjadi penyidikan, tergantung hasil gelar perkara nanti,” ujarnya.

Anton mengungkapkan, Rizieq diperiksa selama 6,5 jam dari pukul 09.30 WIB hingga 16.00 WIB.

Dalam pemeriksaan sebagai saksi, Rizieq menjawab 22 pertanyaan yang diajukan. Sebelumnya, Rizieq diperiksa Polda Jabar terkait Pasal 310 dan 154 KUH Pidana tentang penodaan lambang negara yang dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri.

Baca juga: Soal Kasus Dugaan Penistaan Pancasila, Rizieq Minta Sukmawati Cabut Laporan dan Minta Maaf

Rizieq memenuhi panggilan penyidik dan datang pada pagi tadi. Pemeriksaan Rizieq diwarnai aksi unjuk rasa dari kelompok pendukung dan kontra. Massa FPI lebih dulu membubarkan diri sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara itu, kelompok yang kontra terhadap Rizieq baru membubarkan diri sekitar pukul 19.30 WIB.

Aksi tersebut sempat ricuh. Akibatnya, satu kendaraan milik FPI mengalami kerusakan pada kaca bagian belakang dan samping. (Baca: Kericuhan usai Habib Rizieq diperiksa, 1 mobil pendukung FPI hancur)

 

Loading...