Daerah, DKI Jakarta

Renovasi Trotoar Tak Kunjung Kelar Jelang Asian Games, Wakapolri Akan Temui Anies

Sejumlah pekerja melakukan pengerjaan renovasi trotoar di sekitar Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Selasa (29/5/2018). Renovasi sebagai bagian persiapan pelaksanaan Asian Games 2018. (Foto: Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Jurnalindonesia.co.id – Renovasi trotoar di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, belum juga selesai hingga kini. Padahal, sebulan lagi perhelatan Asian Games 2018 akan dimulai.

Wakapolri yang juga Chief de Mission (CdM) Asian Games, Komjen Syafruddin berencana menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membahas persoalan tersebut.

“Habis ini kita tanyakan, saya belum tanya nih ke Pak Gubernur,” kata Syafruddin di Senayan City, Jakarta, Kamis (5/7/2018), dikutip Liputan6.com.

Baca juga: Anies Minta Saran Warga Atasi Kemacetan saat Asian Games

Pembangunan infrastruktur untuk menyambut Asian Games 2018 sudah dibagi dan memiliki penanggung jawab masing-masing. Sebagian proyek dibantu atau dihibahkan ke swasta, dan sebagian menjadi tanggungjawab Pemda. Seperti pada pembangunan venue dan fasilitas latihan, itu menjadi tanggung jawab Inasgoc.

“Kalau trotoar di Sudirman-Thamrin itu urusan Pemda DKI. Begitu juga di Palembang di Jakabaring, itu urusan Pemda Sumsel dan Kota Palembang,” kata Syafruddin.

Meski masih banyak kekurangan di sana-sini, namun Syafruddin mengakui, kondisi trotoar di Palembang jauh lebih baik dibanding di Jakarta.

“Jadi yang belum selesai ya agar segera diselesaikan, saya imbau, ya harus selesai (sebelum hari H). Kalau di Palembang sudah rapi,” ujar Jenderal bintang tiga itu.

Syafruddin pun mengaku tidak bisa memastikan kapan renovasi trotoar yang menjadi salah satu tampilan depan GBK selesai. Jika Pemprov DKI tidak sanggup, pihaknya akan meminta bantuan pemerintah pusat atau swasta segera merampungkan renovasi trotoar di Jalan Sudirman.

“Karena ini menyangkut estetika keindahan, dan itu akan menjadi cerita bagi masyarakat atau bangsa-bangsa yang akan datang ke Indonesia,” pungkasnya.

Trotoar Kian Semrawut, Anies-Sandi Dinilai Melempem seperti Kerupuk Masuk Angin