Kriminal

Rekening First Travel Saat Dibekukan Rp 7 Miliar, Kini Tinggal Rp 1,3 Juta

Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Direktur Utama Andika Surachman (kiri), Direktur Anniesa Hasibuan (kedua kanan), dan Direktur Keuangan Kiki Hasibuan (kedua kiri) menjalani sidang dengan agenda keterangan saksi dari JPU di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, Senin (5/3/2018). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Jurnalindonesia.co.id – Jumlah saldo dalam rekening First Travel saat dibekukan mencapai Rp 7 miliar. Namun dalam persidangan disebutkan, sisa saldo rekening hanya tersisa Rp 1,3 juta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/4/2018).

“Pada saat disampaikan itu, rekening-rekening dia (First Travel) itu dibekukan oleh penyidik dan itu akan dijadikan bukti oleh pengadilan. Pada saat itu uangnya sisa sekitar Rp 7 miliar,” kata Kiagus.

Lebih lanjut, Kiagus mengatakan jika pembekuan rekening merupakan kewenangan penyidik kepolisian yang menangani kasus tersebut. Penyidik lah yang memiliki kontrol penuh atas rekening selama dibekukan.

Karena itu, ia mengaku heran mengapa rekening yang awalnya berjumlah Rp 7 miliar kini tersisa Rp 1,3 juta. Ia kemudian mempersilakan wartawan menanyakan hal tersebut kepada penyidik.

Baca juga: Bos First Travel Masuki Ruang Sidang, Pengunjung: Awas Penghuni Neraka Lewat

Menurut Kiagus, rekening First Travel memang bercampur dengan rekening pribadi. Sehingga, kata dia, ada kemungkinan jumlahnya berkurang setelah dipisahkan.

“Makanya tanya ke sana (penyidik) karena yang membuka atau membekukan itu teman-teman di sana (penyidik). Kami kan enggak tahu itu Rp 7 miliar diapakan. Terus, itu kan penjelasan anggota (penyidik) Rp 1,3 juta. Kami kan enggak ikut sidangnya,” ujar dia.

Sejak kasus penipuan First Travel terungkap, penyidik Mabes Polri bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan berupaya menelusuri aliran dana rekening sang pemilik, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

Sejak kasus penipuan First Travel terungkap, penyidik Mabes Polri bersama PPATK berupaya menelusuri aliran dana rekening sang pemilik, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

Rekening tersebut menampung uang perjalanan umrah yang telah disetorkan puluhan ribu calon jemaah.

Baca juga: Kehadiran Bos First Travel di Ruang Sidang Disambut Teriakan “Maling!” hingga Sumpah Serapah Pengunjung