Kriminal

Polisi: Massa Pedemo Sukmawati Sekitar 1500 Orang

Massa Persaudaraan Alumni 212
Massa Persaudaraan Alumni 212 menuju Kantor Bareskrim di Jakarta, Jumat (6/4/2018), untuk mendesak kepolisian menuntaskan perkara penodaan agama yang dituduhkan kepada Sukmawati Soekarnoputri karena puisinya yang berjudul Ibu Indonesia dianggap melecehkan agama. (Foto: Antara/Dewanto Samodro)

Jurnalindonesia.co.id – Polisi menyebut, Aksi Bela Islam 64 ini diikuti oleh sekitar 1500 orang.

Aksi Bela Islam 64 digelar untuk mendesak kepolisian memproses hukum Sukmawati Soekarnoputri terkait puisi berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang menyinggung syariat Islam, azan, dan cadar.

“Terpantau sampai sekarang jumlah massa sekitar 1500 orang,” kata Kapolsek Sawah Besar Komisaris Mirzal Maulana di depan Masjid Istiqlal, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/4).

Mirzal mengatakan, sejauh ini Polsek Sawah Besar telah mengerahkan 125 personel ditambah lima orang personel Koramil TNI untuk mengamankan aksi ini.

“Di Istiqlal ini 125, hanya Istiqlal saja. Kami mengawal dari sini sampai Bareskrim,” ujar Mirzal.

Baca juga: Demo Sukmawati, Peserta Bentangkan Spanduk ‘Muslim Cyber Army’

Seusai menunaikan salat, massa yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna putih dan hitam itu melakukan long march ke Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat. Massa .

Berbagai macam spanduk dibentangkan dalam aksi ini. Di mobil komando tampak terpasang spanduk bertuliskan ‘Maaf Bukan Berarti Berhenti’ disertai foto Sukmawati sedang menangis.

Ada juga spanduk spanduk bertuliskan: ‘Adzan & Hijab Adalah Panggilan Ilahi’ dan ‘Konde Budaya Negeri Hijab Adalah Iman Dan Syariat Mulia Kami’.

Baca juga: Tolak Cabut Laporan, PA 212 Ingin Sukmawati Dihukum seperti Ahok

Aksi menuntut Sukmawati dihukum atas puisinya.

Aksi menuntut Sukmawati dihukum atas puisinya.

Loading...