Daerah, DKI Jakarta

Polisi Beri Waktu hingga Lebaran untuk Anies Buka Jalan Jatibaru Raya Tanah Abang

Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, yang ditutup untuk menampung pedagang kaki lima (PKL)
Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta, yang ditutup untuk menampung pedagang kaki lima (PKL), Jumat (22/12/2017). (Foto: tirto.id/Andrey Gromico)

Jurnalindonesia.co.id – Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, Komisaris Besar Yusuf, kembali mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, kembali dibuka. Pernyataan ini terkait dengan rekomendasi polisi kepada Pemprov DKI untuk mengembalikan fungsi Jalan Jatibaru Raya.

Yusuf menegaskan, fungsi jalan tidak bisa diubah-ubah sebagaimana tertera dalam Undang-undang No 38 Tahun 2004 Pasal 12 tentang Jalan dan Pasal 130 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Bahwa memang jalan digunakan jalan, trotoar digunakan untuk pejalan kaki. Itu udah tidak bisa diganggu gugat,” kata Yusuf di Batik Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (2/6/Juni 2018) malam.

Yusuf mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait di Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Baca: Somasi Tak Digubris, Sopir Angkot Tanah Abang Gugat Anies ke PN Jakpus

Pada Januari 2018 lalu polisi mengeluarkan surat rekomendasi terkait penataan Tanah Abang ke Pemprov DKI Jakarta. Ada enam poin rekomendasi, salah satunya meminta agar Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi dan mengkaji kembali kebijakan penutupan Jalan Jatibaru Raya, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun hukum sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Sementara itu, Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya juga memberikan tenggat 60 hari mulai 26 Maret untuk menjalankan rekomendasi membuka Jalan Jatibaru Raya. Belakangan, Ombudsman memberikan toleransi pembukaan Jalan Jatibaru Raya dieksekusi paling lambat setelah Lebaran 2018. Musababnya, Pemprov DKI Jakarta menyanggupi mengembalikan fungsi jalan setelah membangun skybridge Tanah Abang.

Baca: Ombudsman Nilai Anies Tak Kompeten dalam Menata Kawasan Tanah Abang

Yusuf mengatakan, kepolisian akan memberikan peringatan jika sampai setelah Lebaran Pemprov DKI belum juga mengeksekusi rekomendasi yang diajukannya.

Isi peringatan itu mempertanyakan kenapa Pemprov DKI Jakarta tak menjalankan rekomendasi untuk membuka Jalan Jatibaru Raya. Kendati demikian Yusuf belum memutuskan apakah peringatan berupa surat tertulis atau dalam bentuk lain.

“Nantilah liat situasi. Kan belum,” kata Yusuf.