Uncategorized

Polisi Ancam Geledah Rumah Ahmad Dhani

Jurnalindonesia.co.id – Musisi Ahmad Dhani Prasetyo yang saat ini telah menjadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian lewat ujaran ‘idiot’, dianggap berbelit saat diminta menyerahkan barang bukti.

Polisi pun berencana menggeledah rumah Dhani untuk mencari barang bukti kasus tersebut. Penggeledahan rencananya dilakukan pada Kamis atau Jumat pekan ini.

Penggeledahan ini terkait barang bukti berupa telepon seluler yang digunakan Dhani untuk membuat video saat kejadian di Hotel Majapahit, 26 Agustus 2018 lalu.

“Kemarin rencana AD (Ahmad Dhani) sudah janji dua kali mau menyerahkan handphone, tapi sampai sekarang tidak ada pemberitahuan lagi. Akhirnya kita akan melakukan penggeledahan di rumahnya kalau tidak Kamis dan Jumat,” kata Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Harissandi, di Polda Jatim, Surabaya, Senin, (12/11).

Saat ini, kata Harissandi, penyidik masih menunggu kedatangan pihak Dhani yang rencananya bakal menyerahkan barang bukti tersebut. Namun ia belum menerima informasi lebih lanjut soal jadi atau tidaknya penyerahan tersebut.

“Lawyer-nya tadi pagi menyampaikan akan menyerahkan hari ini, kami masih menunggu,” ujarnya.

Baca: Permohonan Ahmad Dhani: Tuntutan Saya Jangan Lebih Berat dari Ahok

Sebelumnya, menurut Harissandi, pihak kepolisian telah memberikan tenggat waktu dua minggu kepada Dhani untuk menyerahkan barang bukti sekaligus menghadirkan saksi yang meringankan.

Ia mengatakan barang bukti yang terkumpul dalam kasus ini yakni berupa bukti utama video yang diberikan pelapor. Maka untuk bukti tambahan kepolisian butuh alat untuk membuat vlog tersebut.

Kepolisian akan melimpahkan kasus Dhani ke Kejaksaan bila dua hal itu sudah terkumpul.

“Kita menunggu P21 atau berkas dinyatakan lengkap, apa ada kekurangan, kita menunggu petunjuk JPU, ke Kejati Jatim,” kata Harissandi.

Sebelumnya, kuasa hukum Dhani, Aldwin Rahardian Megantara, mengatakan bahwa kliennya akan mendatangi Mapolda Jatim hari ini untuk menyerahkan barang bukti.

“Iya ke polda jam 14.00 an, untuk menyerahkan barang bukti,” kata Aldwin, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Selasa (13/11/2018).

Barang bukti itu, kata Aldwin, berupa Iphone yang digunakan Dhani untuk merekam vlog bersama sejumlah orang, saat kejadian di Hotel Majapahit Surabaya, 26 Agustus lalu.

Baca juga: Gerinda: Penetapan Tersangka Ahmad Dhani Merusak Nalar