Politik

Polemik Ahok dan Ma’ruf, Kakak Ahok: NU Bukan Sumbu Pendek

Andi Analta Amier memeluk Ahok
Andi Analta Amier memeluk Ahok

Jurnalindonesia.id – Andi Analta Amier, saudara angkat calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menilai Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam yang dewasa dan tidak mudah terpancing.

Hal itu Andi ungkapkan untuk menanggapi polemik yang terjadi antara adiknya dengan ulama NU yang juga Ketua Umum MUI, Ma’ruf Amin.

“NU itu bukan sumbu pendek, artinya ini adalah kedewasaan NU (menyikapi masalah),” kata Andi kepada Tempo sesuai kampanye Ahok-Djarot di Senayan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 4 Februari 2017.

Amier mencermati polemik yang mendera adik angkatnya selama sepekan terakhir. Menurut dia, sebagian besar ulama NU sudah memberi kepercayaan ke NU, bahwa organisasi Islam terbesar di Indonesia itu sangat dewasa menyikapi persoalan ini. “NU dewasa tidak mudah termakan isu.”

Dia juga menilai NU bukanlah organisasi abal-abal dengan sumbu pendek. Amier menceritakan kedewasaan NU saat pemimpinnya Almarhum Abdurrahman Wahid atau biasa disapa Gus Dur dilengserkan dari kursi presiden. Jika NU mudah terpancing, maka saat itu juga ada gerakan besar membela Gus Dur.

Amier pun mengaitkan masalah ini dengan polemik yang dihadapi adiknya. Menurut dia, ada banyak kepentingan politik, terkait Pilkada DKI Jakarta yang berada di belakang isu memojokkan Ahok. “Ini karena ada unsur kebencian, kalau itu sudah dipakai, walau warna putih akan menjadi abu-abu,” tutur dia.

Dia dan keluarganya akan menghadapi semua ini dengan lapang dada dan keikhlasan. Kata dia, apa pun tekanannya, Ahok akan bisa melewati semua. Karena itu, Ahok tak pernah mempermasalahkan meski ia menjadi gubernur ataupun tak lagi menjabat. Justru ia mendoakan agar negara ini selamat dari hal-hal yang memaksakan kehendak.

 

AVIT HIDAYAT/TEMPO

Loading...