Nasional

PGI: Pernyataan Rocky Gerung Tak Menistakan Agama

Kepala Humas Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Jeirry Sumampow.
Kepala Humas Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Jeirry Sumampow (baju putih). (Foto: Antara/Sigid Kurniawan)

Jurnalindonesia.co.id – Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) angkat bicara terkait pernyataan kontroversial yang disampaikan Rocky Gerung soal ‘kitab suci itu fiksi’. PGI menilai tidak ada unsur penistaan agama dalam pernyataan yang dilontarkan Rocky tersebut.

“Kami melihat tidak ada unsur penistaan dalam pernyataan Rocky Gerung itu. Dia kan menjelaskan, saya nggak nonton acaranya, saya hanya nonton lewat video yang diviralkan oleh banyak teman, dan menurut saya tidak ada unsur penistaan agama. Melihat bagaimana dia menjelaskan perbedaan dua kata itu,” kata Kepala Humas PGI Jeirry Sumampow kepada detikcom, Kamis (12/4/2018).

Jeirry menjelaskan, dalam ajaran Kristen, penafsiran kitab suci tidak hanya dilihat melalui perspektif sejarah.

“Kalau kita lihat, (Rocky Gerung) nggak ada niat untuk menistakan kitab suci agama-agama. Dia melihat itu dari perspektif keilmuan. Sementara, sejak lama kita tahu kalau dalam sejarah Kekristenan, tradisi tafsir itu sudah sangat panjang dan melalui perdebatan ilmiah, rasional, dan objektif itu mewarnai perjalanan Kekristenan berkaitan dengan tafsir kitab suci,” ujarnya.

“Jadi menurut kami, saya nggak melihat ada unsur penistaan di sana. Memang beda-beda ya agama satu dengan yang lain (dalam) memahami kitab sucinya itu berbeda,” lanjutnya.

“Menafsir kitab suci kan nggak bisa tunggal, pasti beda. Sekarang jadi serius karena cara melihat kitab suci mau ditunggalkan. Menurut saya, nggak terlalu tepat,” imbuhnya.

Baca juga: UI: Rocky Gerung Tak Lagi Jadi Dosen dan Bukan Profesor

Sebelumnya, Rocky mengatakan bahwa ‘kitab suci itu fiksi’ dalam sebuah acara di stasiun televisi swasta.

Mulanya Rocky bicara soal pentingnya masyarakat membaca fiksi. Bagi Rocky, fiksi merupakan energi yang mengaktifkan imajinasi.

Dia lantas menjelaskan perbedaan antara fiksi dan fakta. Kata dia, lawan fiksi adalah realitas, bukan fakta.

Namun tiba-tiba Rocky bertanya kepada seluruh pembicara yang hadir di acara itu. Dia bertanya ‘apakah kitab suci itu fiksi atau bukan?’.

Tak ada yang menjawab pertanyaan tersebut hingga akhirnya Rocky menyatakan bahwa kitab suci adalah fiksi.

Beberapa pembicara tampak tak sepakat dengan pendapat Rocky. Rocky pun kemudian menjelaskan perihal pernyataan tersebut.

Baca: Rocky Gerung Sebut Kitab Suci adalah Fiksi, Ramai-ramai Tokoh Angkat Bicara