Film

‘Pengabdi Setan’ Merajai Box Office Hong Kong

Potongan adegan film 'Pengabdi Setan'
Potongan adegan film 'Pengabdi Setan'

Jurnalindonesia.co.id – Film bergenre horor karya Joko Anwar, ‘Pengabdi Setan’, tak hanya sukses di dalam negeri. Film garapan ulang dari versi 1981 ini tengah diputar di sejumlah negara.

Salah satunya di negara dengan industri film terbesar se-Asia, Hong Kong. Film itu mendulang sukses di negara berjuluk ‘Manhattan dari Timur’ itu.

Melalui akun Instagram-nya, Joko Anwar mengunggah pencapaian filmnya di negara tersebut.

Potongan adegan dalam film muncul menghiasi salah satu sudut di pusat kota Hong Kong. Dalam keterangannya, film berjudul Satan’s Slave di versi internasional itu berhasil menduduki peringkat pertama box office Hong Kong di hari debut dan akhir pekan pertamanya.

“Pengabdi Setan saat ini film Box Office no.1 di Hong Kong. Hatiku gremet gremet,” tulis Joko Anwar di postingannya di instagram.

Kendati disebut sebagai jawara box office di Hong Kong, namun belum terdapat data resmi yang mencantumkan jumlah tiket terjual atau pendapatan dari film itu.

Menurut data gabungan Hong Kong Motion Picture Industry Association (MPIA), Hong Kong Theatres Association (HKTA) yang berafiliasi dengan Hong Kong Box Office Limited, periode 19-25 Maret, box office di wilayah eks jajahan Inggris di China itu masih didominasi oleh film Hollywood dan Korea.

Hong Kong Box Office Limited menyebutkan bahwa film garapan Joko Anwar itu dirilis pada 22 Maret silam dan pekan ini adalah minggu ke-dua bagi film horor tersebut.

Di Indonesia sendiri, film remake yang dibintangi Tara Basro juga Bront Palarae ini berhasil menggaet 4,2 juta penonton hingga dinobatkan sebagai film horor Indonesia terlaris sepanjang masa.

Begitu juga ketika ‘Pengabdi Setan’ diputar di Negeri Jiran, Malaysia.

Tak hanya di kawasan Asia Tenggara, film yang naskahnya juga ditulis sendiri oleh Joko Anwar juga dijadwalkan tayang di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australian, hingga Jerman dan Austria.

Total ada 42 negara yang akan menayangkan film ‘Pengabdi Setan’ dengan penjualan serta distribusinya dipegang oleh CJ Entertainment.

CJ juga belum merilis data resmi capaian Pengabdi Setan di berbagai negara tersebut.

“CJ sudah ke Amerika Latin, Jepang, Thailand, Polandia, Malaysia, Singapura, Amerika Serikat, Taiwan. Sedangkan untuk Eropa, kami mencoba ke Perancis dan Jerman,” kata produser Pengabdi Setan, Sunil Samtani kepada CNN Indonesia, akhir Maret lalu.

“Tapi secara nama, kita bahagia Pengabdi Setan yang dinamakan jadi Satan’s Slave itu amat dikenal [di luar negeri],” lanjutnya.

“Nanti mau main di New York, di IFC Center, akhir April. Ini kebanggaan buat kami, tidak pernah terpikirkan sampai di situ. Lalu masuk 10 tertinggi box office Meksiko, juga di Malaysia ini top movie.” kata Sunil.

Baru-baru ini, Pengabdi Setan juga ditayangkan di International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2018 di Belanda, dan mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi.