Uncategorized

Pasha "Ungu" Semprot Netizen yang Bilang Bencana di Palu Akibat Ulahnya

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau lebih dikenal sebagai Pasha, menanggapi komentar pedas salah satu netizen terkait bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) lalu.

Selama seminggu ini, Pasha dan istri, Adelia Wilhelmina, selalu memberikan perkembangan di Palu pasca-bencana.

Adelia sempat menolak saat Pasha memintanya kembali ke Bogor. keputusan Adel ingin terus bersama suami membantu warga Palu.

Namun, ada saja yang sinis dengan pasangan itu. Salah satu netizen terang-terangan menyalahkan Pasha atas bencana yang terjadi. Dia juga menyuarakan protes karena bantuan yang menurutnya tak adil dan merata.

Alhamdulillah semoga kemaksiatan sudah ditinggalkan pak Wawali @pashaungu_vm karena kemaksiatan yang kemarin kamu buat Palu namoni itulah yang buat Allah murka sehingga Allah menegur para pemimmpinya dengan dahsyat…bertaubatlah pak..tidak merugi diri ini bertaubat dan berbuat lah hal-hal positif dalam kegiatan pemerintahan. InshaAllah Palu akan bangkit jika orang-orangnya segera bertaubat. Aniway keluarga saya belum disentuh bantuan dari posko mana pun pak…kapan siap tanggap atas komentar-komentar keluarga korban pak? Sudah banyak saya berkomentar tapi tanggapan dari Bapak dan Ibu Wawali @adeliapasha belum ada sama skali. Mohon diperhtikan, Pak,” kata salah satu netizen, pada, Minggu (7/10/2018).

Baca: Warga Korban Gempa: Jangan Sebut Kami Penjarah, 3 Hari Kami Tanpa Makanan

Pernyataan itu langsung ditanggapi Pasha.

Mantan vokalis and Ungu itu meminta agar netizen tidak asal bicara mengenai kondisi di Palu saat ini.

“Ibu ini siapa? Saya peringatkan anda tidak asal bicara. Bahasa ibu sangat memprovokasi masyarakat yang sudah mulai tenang. Ibu tidak dalam kapasitas menilai kerja-kerja maupun program pemerintah. Kalau tidak paham anda jangan banyak bicara, lebih baik doa agar bencana di palu cepat selesai. Ibu dimana? Posko keluarga ibu dimana? Kasih tau saya tepatnya dimana? Kalau memang benar belum terdistribusi saya minta ibu sendiri ketemu saya di posko Wali Kota dan saya akan berikan logistik yang dibutuhkan sesuai dengan stock bantuan yang ada dan akan didampingi petugas ke tempat posko keluarga ibu. Saya tunggu ya bu jangan sampai tidak datang. Kalau Ibu Gia tidak datang saya anggap akun ini palsu dan sengaja memprovokasi,” kata Pasha.

Adelia yang melihat bagaimana suaminya ikut bahu-membahu membantu para pengungsi juga tak tinggal diam. Adel mengaku tak peduli hujatan dan meski kangen dengan anak, dia dan suami tak akan meninggalkan Palu.

“Di balik cacian dan hujatan tapi kami tetap berjuang untuk masyarakat hari ini. Saya di beberapa tempat dimarah-marah segelintir orang yang menyalahkan kami atas kejadian gempa ini. Apa ini keinginan kami. Tapi ini sudah suratan takdir dari Allah. kami tidak pergi. Kami di sini untuk kalian….saya juga punya anak-anak tapi tak habis pikir untuk tinggalin Kota Palu ini. Memberikan kalian dukungan sekaligus mendistribusikan bantuan dari sahabat-sahabat kami,” tulis Adelia dalam Instagram Story-nya.

“Maafkan kekurangan kami, tapi kami berjuang sebaik mungkin….Saya yakin setiap harinya bantuan datang belum tentu cukup untuk kita semua untuk kita bertahan hidup, tapi sekali lagi kami tidak lari. Kami sama-sama berjuang, kita berduka tapi kita tidak boleh larut. Kita kuat kami tidak meninggalkan kalian,” pungkasnya.

Baca: Bikin Terenyuh, Ini Foto-foto Pemakaman Massal Korban Gempa dan Tsunami Palu