Politik

O, Ini Ternyata Alasan Sandiaga Suka Gunakan Bahasa Campur Aduk

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno di Medan, Sumatra Utara, Minggu (16/9/2018). (Foto: Antara/Irsan Mulyadi)

Jurnalindonesia.co.id – Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengungkapkan alasannya suka menggunakan bahasa campuran Indonesia dan Inggris di setiap percakapan. Sandiaga mengaku mengikuti tren bahasa ala ‘Anak Jaksel (Jakarta Selatan)’.

Bahasa campuran Inggris-Indonesia memang sedang hits di kalangan anak muda dan disebut sebagai bahasanya anak Jakarta Selatan.

“Saya kebetulan tinggal dekat sini, di Jakarta Selatan, jadi ngomong nyampur-nyampur. Tapi saya bilang which is nggak bener ya. Karena Menurut saya Bahasa Indonesia yang baku yang perlu didorong,” kata Sandiaga usai bertemu komunitas anak muda di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9).

Menurut Sandi, dirinya sesekali menggunakan bahasa ala Anak Jaksel untuk mendekati generasi milenial. Dengan bahasa mereka, dia mengaku merasa bisa lebih mudah menangkap aspirasi anak muda.

“Tapi sama anak muda ngomongnya ya harus bahasa Jaksel, dan nyambungnya ya kayak gitu. Kita nggak bisa pungkiri untuk nangkep nge-grab attention mereka, itu kita perlu bicara bahasa yang mereka mengerti,” ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Baca juga: Warga ke Sandiaga: Program Bapak Banyak, tapi Kita Nggak Paham

Sandiaga menceritakan, dulu saat masih muda, sempat populer bahasa prokem.

“Zaman saya bahasa yang ngetop bahasa prokem, bahasa preman, seperti bokap, nyokap, gitu. Tapi sekarang justru kolaborasi bahasa Indonesia-Inggris,” tuturnya.

Kemarin, Sandiaga sempat mengunggah foto kebersamaannya dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di akun Instagramnya. Di unggahan tersebut mantan politisi Gerindra itu menulis keterangan foto dengan menggunakan bahasa gaul ala ‘Anak Jaksel’.

“Kita literally fine-fine aja kok. So, please jangan ada lagi ya yang mengadu my statement and Kang Emil di media which is no maksud untuk saling serang. Gimana kang @ridwankamil, bahasanya udah cukup jaksel belum?”

Unggahan tersebut sekaligus menunjukkan ke publik bahwa tidak ada lagi ‘perseteruan’ antara Sandiaga dengan Ridwan Kamil. Menurut Sandiaga, saling sindir antara dirinya dan Emil hanya dipicu kesalahpahaman. Sandiaga pun telah meminta maaf ke mantan Wali Kota Bandung tersebut.

Baca: Ridwan Kamil Minta Sandiaga Uno Ngaca