Politik, Uncategorized

Mundur dari Ketua APPSI, Sandi: Sebagai Cawapres Harus Fokus

Prabowo – Sandi ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz/16

Jurnalindonesia.co.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI). Sandi mengatakan tidak ingin konsentrasinya terbagi sebagai cawapres serta Ketua Umum APPSI.

Hal itu disampaikan Sandi saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Senin malam, 17 Desember 2018.

“Sebagai Cawapres saya harus fokus dan tidak setengah-setengah saya kalau kerja, jadi saya ingin raih kemenangan. Dan untuk itu, pikiran saya tak bisa terbelah untuk juga memimpin APPSI,” kata Sandi.

Baca Juga: Prabowo: Kalau Kita Kalah, Indonesia Akan Punah!

Salah satu alasan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum APPSI agar pikirannya juga tidak terbagi sebagai cawapres, karena sebagai pimpinan APPSI itu luar biasa komplek tugasnya. APPSI sebagai mitra pemerintah untuk mengembangkan pasar tradisional dan untuk mengangkat pedagang pasar yang lebih sejahtera dan itu harus dilakukan secara penuh, katanya.

“APPSI ini adalah organisasi yang luar biasa dinamis dan aktif dalam perhelatan konstelasi demokrasi kita, khususnya di pilgub DKI, APPSI memainkan peran sentral,” kata Sandi.

Rapimnas APPSI dibuka secara resmi oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak dapat hadir dalam acara tersebut.

Sandi hadir dalam acara teraebut dengan mengenakan kemeja kerja APPSI. Selanjutnya, merekomendasikan Ferry Juliantono mengisi posisi sebagai Ketum APPSI yang ia tinggalkan.

Meski memberi mandat kepada Ferry, eks Wagub DKI itu tetap menyerahkan sepenuhnya kepada kepengurusan APPSI jika diperlukan adanya pemilihan ketum baru.

Baca Juga: Jika Terpilih, Sandi Janji Bakal Lunasi Utang Pemerintah

“Dan untuk sisa masa bakti Pak Ferry Juliantono memberi mandat untuk melakukan PAW sisa masa bakti 2015-2020, dan bila dirasa perlu dilakukan pergantian,” jelasnya.

Sandi juga mempersilakan anggota APPSI menentukan pilihan politiknya. Dia berpesan pilihan politik harus dilandaskan atas program yang tentu berpihak terhadap pasar tradisional.

“Tentu secara pribadi personal anggota punya hak politik. Jadi memutuskan untuk mendukung satu paslon itu bukan karena ketumnya, tapi karena kebijakan dari program paslon tersebut yang lebih mengena ke pedagang pasar, dan pasar tradisional pada umumnya. Itu harapannya,” sambung cawapres pasangan Prabowo Subianto tersebut.