Nasional

Mario Somasi Kiswinar dan Keluarga Hingga Deddy Corbuzier dan Stasiun TV

Ario Kiswinar Teguh (kiri) dan Mario Teguh

Jurnalindonesia.id – Perseteruan antara Mario Teguh dan ‘anaknya’, Ario Kiswinar , yang didukung oleh keluarga Mario Teguh, mulai memasuki babak baru. Tak ingin dirinya diserang bertubi-tubi oleh ‘anak’ dan adik-adiknya, Mario pun telah memberikan kuasanya kepada Elza Syarief and Partners.

Hal itu diakui oleh salah satu tim kuasa hukum Mario Teguh dan Linna Teguh, Vidi Galenso Syarief. Namun, mengikut kabar bahwa Mario Teguh akan melaporkan pihak lawan ke polisi dalam waktu dekat, Vidi menampik.

kiswinar

Ario Kiswinar Teguh (Instagram @kiswinar)

“Sebenernya (Mario Teguh) udah tanda tangan. Tapi belum sampai sana (melaporkan) karena hukum acaranya juga kan tidak langsung ke sana,” kata Vidi saat ditemui Bintang.com di kantor Elza Syarief Law Office, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Yang ada, dalam waktu dekat Mario Teguh akan melayangkan teguran atau dalam bahasa hukum disebut somasi. Teguran ini menurut Vidi harus diperhitungkan karena termasuk dalam langkah hukum yang bisa ditempuh.

Vidi Galenso Syarief, selaku salah satu tim kuasa hukum Mario Teguh. (Foto: Deki Prayoga/Bintang.com)

Vidi Galenso Syarief, selaku salah satu tim kuasa hukum Mario Teguh. (Foto: Deki Prayoga/Bintang.com)

“Masih menegur, (Mario Teguh) kasih surat kuasa untuk itu, semua, dari anaknya, adiknya kemudian ada 3 acara televisi. Kita masih berusaha tegur, somasi. Kami tegur bukan asal, karena ini sudah menjadi bagian dari langkah hukum,” tuturnya.

Jika nantinya somasi tak ditanggapi, maka Mario Teguh bersama tim kuasa hukumnya akan menindaklanjuti dengan langkah hukum berikutnya. Beberapa pasal nantinya bisa digunakan untuk menjerat anak dan keluarganya.

“Kan sesuai hukum acaranya (untuk laporan). Kalaupun nanti berujung laporan, pasal yang digunakan sejauh ini pencemaran nama baik, dan Undang-Undang ITE juga,” tukas Vidi.

Baca selanjutnya: Sewa 18 Pengacara, Mario Teguh Somasi Adik Kandung Sendiri

 

Loading...