Ekonomi dan Bisnis

Lulung Protes Pemprov Buka Data Penunggak Pajak Mobil Mewah

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung

Jurnalindonesia.co.id – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau yang akrab disapa Lulung mengakui bahwa Andi Firmansyah adalah mantan anak buahnya.

Nama Andi Firmansyah menjadi bahan perbincangan beberapa hari terakhir lantaran memiliki tunggakan pajak mobil ratusan juta rupiah untuk mobil Ferrari California bernomor polisi B 1 RED .

Ketika petugas pajak mendatangi kediamannya, alamat Andi ternyata di sebuah gang sempit di Jalan Kebon Jeruk Raya, Gang Y, Jakarta Barat.

Petugas tidak berhasil menemuinya karena Andi sudah pindah dari rumah tersebut. Dia rupanya hanya mengontrak di tempat itu.

Lulung menegaskan, Andi bukanlah pemilik mobil Ferrari merah tersebut. Andi, kata Lulung, kecewa dengan sikap pemerintah yang mengumumkan data penunggak pajak tanpa konfirmasi.

“Itu justru dia mau nuntut sama negara. Kok negara bisa begini ini. Orang dia enggak pernah beli mobil mahal, kok enggak (tanya) sama dia. Harusnya kalau memang mobil mahal dia dikonfirmasi dong. Mungkin orang-orang itu bikin itu pakai jasa kan, (orang) kaya kan,” kata Lulung kepada Kompas.com, Jumat (26/1/2018).

Baca: Bukan Bamsoet, Pemilik Ferrari B 1 RED Ternyata Eks Anak Buah Lulung

Lulung berharap tidak ada lagi kejadian seperti yang menimpa Andi. Dia menduga, pengurusan surat-surat mobil mewah tersebut dilakukan biro jasa tertentu, sehingga cek dan ricek terhadap biro-biro jasa pengurusan surat pun harus dilakukan.

“Ini kan kebanyakan dari biro jasa yang ngurusi surat surat mobil ini, harus dikonfirmasi, diinvestigasi,” kata dia.

“Jangan diumumkan dulu dong. Kayak Andi, dirugikan. Nanti kalau gugat pemerintah gimana coba,” tambah Lulung.

Tunggakan pajak mobil Ferrari itu menjadi viral setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengumumkan data penunggak pajak mobil mewah di Jakarta.

Anies saat itu menyampaikan, sebanyak 1.293 unit mobil mewah dengan harga jual di atas Rp 1 miliar pajaknya belum dibayarkan. Rinciannya, 744 unit merupakan mobil atas nama pribadi dan 549 mobil atas nama badan. (Baca: 1.293 Mobil Mewah di DKI Tunggak Pajak, Anies Akan Umumkan Nama-nama Pemiliknya Lewat Poster dan Spanduk)

Meski menyayangkan kebijakan pemerintah, di akhir wawancara, Lulung mengungkapkan rasa syukurnya atas kebijakan Anies tersebut.

“Untung Anies bela rakyat kecil ya,” kata dia.

Baca juga: Teka-teki Mobil Ferrari B 1 RED di Instagram Bamsoet, Tunggak Pajak Hingga Dimiliki Satpam