Politik, Uncategorized

Ditagih Jakmania, Anies Janji Akan Bangun Stadion Berkelas Internasional

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan ikut konvoi Persiija Jakarta Juara Liga 1 2018 di depan Plaza Sarinah, Jakarta, Sabtu (15/12/2018). (m16/Anggie Lianda Putri)

Jurnalindonesia.co.id – Klub sepak bola Persija Jakarta tidak lagi memiliki kandang sejak Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dibongkar untuk pembangunan depo moda raya terpadu atau mass rapid transit (MRT).

Akibatnya, Persija harus pindah-pindah kandang saat menjamu klub sepak bola daerah lain.

Pada Liga 1 Indonesia musim 2018 contohnya. Persija berkandang di enam stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Stadion Patriot Chandrabhaga Bekasi, Stadion Pakansari Cibinong, Stadion PTIK Jakarta, Stadion Sultan Agung Bantul, dan Stadion Wibawa Mukti Cikarang.

Suporter Persija, The Jakmania, beberapa kali menagih janji pembangunan stadion baru kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Salah satunya saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menonton pertandingan Persija melawan Mitra Kukar di SUGBK pada 9 Desember lalu.

Mereka juga menagih hal yang sama saat meramaikan selebrasi kemenangan Persija pada Liga 1 Indonesia musim 2018 di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (15/12/2018).

Sambil menyanyikan yel-yel, Jakmania berteriak menagih janji pembangunan stadion untuk klub kebanggaan mereka.

“Mana, mana, mana stadionya! Mana stadionnya, mana stadionnya!” teriak seorang komando dari atas panggung dalam irama yel-yel.

“Stadion! Stadion!” teriak suporter menyambut yel-yel itu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelum menyambut tim Persija di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Sabtu (15/12/2018).(Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM)
Menjawab tagihan dari Jakmania, Anies menyebut pihaknya tengah menyiapkan pembangunan stadion bertaraf internasional di Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara.

Anies berjanji akan mengajak Jakmania saat groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan stadion itu.

“The Jak paling rutin mengingatkan. Insya Allah dalam waktu dekat akan berdiri tegak stadion yang membanggakan kita semua, satu per satu janji akan dipenuhi,” kata Anies.

Stadion BMW akan dibangun oleh badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Corporate Secretary Jakpro Hani Sumarno mengatakan, berdasarkan jadwal, stadion BMW akan dibangun awal 2019.

“Groundbreaking antara bulan 1 dan 2, jadi Januari atau Februari (2019). Skedulnya seperti itu,” kata Hani.

Pengerjaan stadion BMW direncanakan selesai dalam waktu 3,5 tahun.

Dengan demikian, stadion BMW ditargetkan akan diluncurkan pada peringatan hari ulang tahun (HUT) Jakarta tahun 2022.

“Launching-nya ditargetkan bulan 5 atau bulan 6, paling enggak di ulang tahun Jakarta tahun 2022,” ujar Hani.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut tim Persija di Balai Kota Jakarta Pusat pada Sabtu (15/12/2018).(Kompas.com/RIMA WAHYUNINGRUM)

Pembangunan stadion BMW membutuhkan dana sekitar Rp 4,5 triliun.

Jakpro mendapatkan dana penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp 900 miliar dari APBD DKI Jakarta 2019 untuk tahap awal pembangunan.

Namun, Jakpro tidak hanya mengandalkan PMD dari Pemprov DKI Jakarta untuk membangun stadion tersebut.

“Semangatnya adalah kami enggak mau tergantung hanya pada PMD sehingga bisa mengganggu jalannya proses pembangunan,” ucap Hani.

Sebagai solusinya, Jakpro akan membuka peluang kerja sama public private partnership (PPP) dengan pihak swasta untuk membangun stadion BMW. Dengan demikian, pembangunan stadion itu bisa rampung sesuai target.

“Gimana caranya supaya tahun 2020, 2021, bisa dapat pembiayaan lagi yang bisa mengejar target launching bulan Mei atau Juni 2022, (pendanaan) melalui PPP,” kata Hani.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jakmania Menagih Janji dan Rencana Pembangunan Stadion untuk Persija”