Uncategorized

Indro Warkop Puji "A Man Called Ahok": Respect Untuk Film Ini

Jurnalindonesia.co.id – Komedian Indrodjojo Kusumonegoro yang akrab disapa dengan sebutan Indro ‘Warkop’ berkesempatan menyaksikan film ‘A Man Called Ahok’ terlebih dahulu sebelum tayang serentak pada 8 November mendatang.

Melalui Instagramnya, Indro lantas menuliskan kesan yang didapatnya setelah menonton film arahan sutradara Putrama Tuta itu.

Menurutnya, film yang diadaptasi dari buku berjudul ‘A man called #Ahok: sepenggal kisah perjuangan & ketulusan’ karya Rudi Valinka ini banyak menampilkan nilai-nilai luhur bangsa yang barang kali sudah hampir tidak lagi terlihat sekarang ini.

“Respect untuk film A Man Called Ahok. Berkesempatan pulang kerja sempet nonton premiere nya tadi. Film yg menampilkan banyak nilai luhur bangsa ini, yg mungkin udah hampir ga keliatan lg.. Soal prinsip2 di keluarga, gotong royong antara si ‘mampu’ memikirkan yg ‘nggak mampu’,” tulisnya.

Indro melanjutkan, ada hal paling keren yang bisa diambil dari film yang dibintangi Daniel Mananta itu.

“Dan nilai2 pemikiran yg paling keren di film ini adalah tentang KEJUJURAN.. Mantap!” katanya.

https://www.instagram.com/p/Bpzo_j0ByIU

‘A Man Called Ahok’ merupakan film garapan rumah produksi The United Team of Art. Film ini menceritakan sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mantan Gubernur DKI yang dikenal dengan sikap tegasnya.

Diperankan oleh aktor ternama di dunia perfilman seperti Daniel Mananta, Denny Sumargo, Ferry Salim, Chew Kin Wah dan Jill Gladys, film ini lebih menceritakan masa kecil Ahok yang penuh makna, dan perjalanan Ahok hingga menjabat gubernur DKI Jakarta.

Meski menuai banyak pujian, namun film ini justru mendapat kritikan dari adik kandung Ahok sendiri, yakni Fifi Lety Tjahaja Purnama.

Pasalnya, menurut Fifi, semua gambaran mengenai sosok ayah Ahok di film ini berbeda dengan kenyataan yang sebenarnya.

Bahkan Fifi menyebut, seandainya ayahandanya masih hidup, dia pasti akan marah menyaksikan film ‘A Man Called Ahok’.

Fifi mengatakan, image dan gambaran mengenai sosok ayah Ahok, yang diperankan oleh Chew Kin Wa, justru rusak dalam film ini.

Fifi menilai, tidak pantas ayahnya dipertontonkan hidupnya dengan cara seperti dalam film tersebut.

Berikut ungkapan kekecewaan Fifi terkait karakter sang ayah di film ‘A Man Called Ahok’.

“Kukembalikan semua kecewa dan sedih padaMu. Ooh…Papaku, seandainya masih hidup pasti marah sekali dengan mereka yang merusak image dan gambaran dirimu.

Tidak pantas mereka mempertontonkan hidupmu dengan cara seperti ini. Tetapi aku percaya dan aku berdoa malam ini Mazmur 37 terjadi pada mereka yang telah menyakitimu.

Bunga ini tanda kematian hati nurani, tanda duka cita yang dalam. Tuhan Kalaulah pembela Papaku,” tulis Fifi.