Politik

GNPF: Habib Rizieq Diawasi di Arab Saudi Setelah Ketemu Prabowo

Rizieq shihab dan fadli zon
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon bersantap malam dengan Rizieq Syihab di sela-sela kunjungan ke Mekah meninjau persiapan haji Indonesia, Jakarta, Selasa (22/8/2017). (Foto Dok. Twitter @fadlizon)

Jurnalindonesia.co.id – Tim advokasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) mengadu ke DPR terkait dugaan pencegahan yang dialami pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ke luar Arab Saudi oleh otoritas setempat.

Laporan GNPF Ulama ini diterima oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Selasa (25/9). Tim advokasi GNPF-U, Nasrulloh Nasution, mengatakan bahwa tindakan diskriminatif hingga intimidatif mulai dialami Rizieq Shihab setelah menerima SP3 (surat perintah penghentian penyidikan) atas dua kasus hukum yang pernah menjeratnya sebagai tersangka pada Mei 2018.

Setelah itu, Rizieq menerima kunjungan sejumlah tokoh nasional yang menemuinya di Saudi. Beberapa tokoh itu antara lain Prabowo Subianto, Amien Rais, hingga Presiden PKS M Sohibul Iman.

“Setelah beliau menyampaikan secara langsung soal SP3, ditindaklannjuti dengan bertemu tokoh nasional. Ada Pak Prabowo, Pak Amien Rais dan beberapa tokoh nasional lainnya. Di situ mulai gerak-gerik beliau di Arab Saudi sangat dipantau, diperhatikan dan bahkan tidak bebas lagi untuk bisa bergerak,” ucap Nasrulloh.

Baca: GNPF-U Sebut Rizieq Dicegat ke Luar dan Pernah Diinterogasi 5 Jam di Arab Saudi

Informasi dan fakta terbaru berupa tindakan diskriminatif yang dialami ketua dewan pembina GNPF Ulama itu adalah saat yang bersangkutan bersama keluarganya mau berangkat dari Arab Saudi ke Malaysia untuk menyerahkan disertasi kepada promotor doktoralnya.

Saat itu, lima keluarga Rizieq Shihab bisa melewati petugas imigrasi. Namun kemudian dicegah, tidak boleh meninggalkan negara itu. Imigrasi Saudi juga tidak bisa menjawab apa persoalannya.

Mestinya, kata Nasrulloh, kalau memang Rizieq Shihab melanggar ketentuan tinggal, tentunya akan dideportasi oleh otoritas Saudi.

“Namun sampai detik ini tidak ada deportasi dan beliau tidak dapat keluar dari Arab Saudi,” ujar Nasrulloh.

Baca: GNPF Sebut Rizieq Kini Tak Bebas Bergerak di Arab Saudi

Loading...