Nasional

Fahri Hamzah Bilang Berdasarkan Siklus, Tahun 2018 akan Ada Perubahan Besar di Indonesia

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah

Jurnalindonesia.id – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan sejarah bangsa Indonesia memiliki lini masa atau timeline gelombang perubahan setiap 20 tahun.

“Dalam sejarah bangsa Indonesia ada suatu timeline 20 tahunan. Indonesia selalu muncul energi barunya setiap 20 tahunan. Energinya tiba-tiba melesat dan kuat sekali,” kata Fahri dalam pidato pembukaan Kongres Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Jakarta, Sabtu (12/11).

Fahri menyampaikan pidato tersebut sebagai simbol dan perwakilan para alumni KAMMI. Fahri adalah salah satu deklarator KAMMI dan merupakan mantan Ketua Umum KAMMI yang pertama.

Menurut Fahri, KAMMI merupakan salah satu penggerak perubahan di Indonesia. KAMMI lahir pada 1998 ketika pemerintahan Indonesia mengalami perubahan dari Orde Baru ke Orde Reformasi.

“Sejak saat itu anggota KAMMI terus bertambah dan saat ini sudah lebih dari 20 ribu orang. KAMMI juga menasbihkan diri sebagai adik dari oraganisasi-organisasi gerakan yang lain, sehingga alumni KAMMI adalah adik dari organisasi alumni gerakan yang lain,” kata Fahri.

Fahri mengatakan, gelombang perubahan yang menjadi timeline 20 tahunan bangsa Indonesia sudah terjadi sejak era pergerakan sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

Misalnya, kata dia, pada 1908 didirikannya Budi Utomo sebuah organisasi untuk melawan penjajahan. Kemudian tahun 1928 muncul semangat para pemuda yang ingin melawan penjajahan sehingga muncullah Sumpah Pemuda.

Lalu pada 1968 dilanjutkan 1998 di mana terjadi gerakan massa yang menjatuhkan pemerintahan Orde Baru.

“Tahun 1968 kemudian 1998 di mana Orde Baru tumbang setelah 32 tahun ada,” ucap Fahri.

Fahri menilai demo 4 November 2016 menjadi semacam gejala pemanasan menuju perubahan tersebut.

“Ini hanya sebuah pendapat dan gambaran, jangan dianggap sebagai provokasi dan makar, tapi sebagai bagian timeline. Bisa kita teliti secara ilmiah,” kata Fahri. (Baca: Jusuf Kalla: Fahri Hamzah Jangan Cuma Berpikir tentang Bagaimana Jatuhnya Pemerintahan)

Fahri Hamzah sebelumnya telah dilaporkan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan diri relawan Solidaritas Merah Putih ke Polda Metro Jaya, kemarin.

Fahri dituduh telah melakukan penghasutan saat berorasi dalam demonstrasi damai 4 November. Fahri disebut telah menghasut massa untuk menjatuhkan pemerintah yang sah secara inkonstitusional sesuai pasal 160 KUHP. (Baca: Baca Nih Penjelasan Fahri Hamzah Soal Tuduhan Makar)

Loading...