Politik

Eks Wasekjen Era Anies Matta Sebut PKS di Bawah Sohibul Iman Makin Tidak Jelas

Mahfudz Siddiq.
Mahfudz Siddiq. (Foto: Antaranews/Puspa Perwitasari)

Jurnalindonesia.co.id – Mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq menilai, di bawah kepemimpinan Sohibul Iman, partai berlambang padi dan bulan sabit kembar ini mengalami banyak perubahan.

Namun, menurut dia, bukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Nggak tahu. PKS zaman now makin nggak jelas,” kata Mahfudz kepada detikcom, Minggu (17/6/2018).

Mahfudz Siddiq menjabar Wasekjen di era kepemimpinan Anis Matta. Mahfudz bersama empat orang elite PKS era Anis Matta lainnya dipanggil Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS karena diduga melanggar disiplin.

Mahfudz mengaku tak tahu soal latar belakang pemanggilan orang-orang Anis Matta ini.

Mahfudz menganggap pemanggilan dirinya dan empat rekannya ini sebagai sesuatu yang khusus, lantaran pemanggilan itu berdekatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri.

“Paket lebaran kali ya,” kata Mahfudz.

Mahfudz sudah dipanggil oleh BPDO pada 8 Juni lalu. Namun karena hari itu bersamaan waktunya dengan masa iktikaf Ramadan di masjid, Mahfudz tak bisa hadir.

Sementara pada pemanggilan kedua ini, Mahfudz diminta hadir di sidang BPDO pada 29 Juni mendatang.

Berikut adalah lima elite PKS yang akan disidangkan BPDO PKS dengan tuduhan pelanggaran disiplin organisasi, sebagaimana informasi yang diberikan Mahfudz Siddiq:

  • Musyaffa A Rahim Lc, mantan Ketua Bidang Kaderisasi DPP era Presiden Anis Matta
  • Ahmad Zainuddin Lc, mantan Ketua Bidang Pembinaan Ummat era Presiden Anis Matta
  • M Zahfan B Sampurno, mantan ketua Badan Pemenangan Pemilu, era Presiden Anis Matta
  • Ir Ahmad Faradis, mantan Ketua Bidang Kepanduan, era Presiden Anis Matta
  • Mahfuz Sidik, M.Si mantan Wasekjen, era Presiden Anis Matta

Surat dari BPDO PKS untuk Mahfudz Siddiq. (Foto: Dok Pribadi Mahfudz Siddiq)

Tanggapan PKS

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Bidang Humas PKS, Ledia Hanifa, menyatakan, perkara pemanggilan BPDO biasanya tidak diberitahukan secara umum ke kader-kader. Bila benar, maka bisa jadi memang perlu ada hal-hal yang perlu ditanyakan ke orang-orang yang dipanggil.

“Biasanya BPDO juga tidak membuka hal demikian. Bisa jadi ada hal-hal yang perlu dikonfirmasi. Kami menunggu saja,” ujar Ledia kepada detikcom.

Soal kenapa semua yang dipanggil BPDO di atas adalah mantan fungsionaris era Anis Matta, Ledia memandang tidak sepenuhnya demikian. Sebab, kata dia, dua orang di antaranya adalah pengurus era Presiden Sohibul Iman juga.

“Pak Musyaffa A Rahim dan Pak Ahmad Zainuddin adalah staf dewan syariah saat ini,” kata Ledia.

Ledia Hanifa

Ketua DPP PKS. Ledia Hanifa. (Foto: Dok. DPP PKS)

Sementara terkait pernyataan Mahfudz yang menyebut PKS di era Sohibul Iman ini makin tidak jelas, Ledia mengatakan bahwa itu hanya soal perbedaan gaya kepemimpinan saja.

“Setiap orang punya style yang berbeda, tapi style itu bukan berarti membuat kita tidak istiqamah (konsisten),” ujar Ledia.

Ledia menegaskan, PKS tetaplah partai yang sesuai karakternya dan tetap konsisten sampai saat ini.

“Biasa saja, dari tahun ke tahun, dari periode ke periode,” kata Ledia.