Ekonomi dan Bisnis

DPR: Duet Jonan-Arcandra Mampu “Tendang” Kepentingan Elit Politik

Jurnalindonesia.id – Anggota Komisi VII DPR Zulkieflimansyah justru optimis dengan adanya duet Jonan-Arcandra. Pernyataan tersebut sekaligus menangkis keraguan sejumlah pihak terhadap Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar yang menurut mereka minim pengalaman di sektor energi.

Zulkifli menilai Jonan dan Arcandra adalah sosok yang memiliki sikap tegas, jujur dan konsisten. Sehingga, menurut dia, pasangan duet menteri dan wakil ESDM ini mampu bekerja profesional tanpa tercampuri kepentingan elit politik.

Kekuatan duet Jonan-Arcandra diyakini mampu memberikan angin segar di sektor energi terutama terkait revisi UU No 22 Tahun 2001.

“Saya kira dua sosok itu bisa menyempurnakan revisi UU ini, dan kami optimis. Dua sosok ini bisa memberikan warna baru di RUU ini,” ungkapnya.

Pembahasan beleid ini telah berlangsung sejak 2010 lalu, namun sampai saat ini belum juga ditetapkan sebagai undang-undang migas yang baru. Menurutnya, duet Jonan dan Arcandra saat ini akan mempercepat revisi UU Nomor 22 Tahun 2010 yang sudah bertahun-tahun tidak terselesaikan.

“Ada dua sosok baru, Jonan yang fokus ke cost recovery, agar efisien sehingga bisa mengembangkan lapangan migas. Lalu Arcandra konsen pengembangan EsDM,” ucapnya.

Saat ini, progres revisi UU Migas memasuki tahap finalisasi. Namun, dia mengaku belum mengetahui dengan pasti perkembangan selanjutnya.

“Kalau di DPR finalisasi sudah menjelang selesai, memang di komisi VII ada dua panja, panja migas, panja minerba. Tapi mudah-mudahan apa yang dikhawatirkan bisa diakomodir dalam revisi UU tersebut,” kata dia.

Loading...