Uncategorized

Ditanya soal Kegagalan Timnas Indonesia, Edy Malah Bilang Wartawannya Harus Baik

Jurnalindonesia.co.id – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi kembali menjadi sorotan. Kali ini terkait kegagalan Tim nasional (Timnas) Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2018.

Akun Instagram @garudarevolution mengunggah video saat Edy diwawancarai wartawan.

Dalam postingan yang diunggah pada Jumat (23/11/18) itu tampak Edy ditanya wartawan usai menghadiri acara di Hotel Emerald Garden, Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (22/11/2018) malam.

Edy yang saat itu mengenakan jas berwarna hitam dan dasi merah ditanya seputar kegagalan Timnas Indonesia maju ke semifinal Piala AFF 2018.

“Timnas belum berhasil di ajang AFF, itu, apa ke depan kita akan melakukan evaluasi atau bagaimana, Pak?” tanya wartawan.

Sambil berjalan, Edy justru menjawab jika wartawannya baik maka Timnas-nya akan baik.

“Wartawannya yang harus baik. Jadi kalau nanti wartawannya baik, Timnasnya baik,” kata Edy.

View this post on Instagram

Kalo Timnas mau berprestasi, wartawan harus baik. A post shared by Timnas Indonesia (@garudarevolution) on Nov 22, 2018 at 7:04pm PST

Baca juga: Pengamat Nilai Sosok Seperti Ahok Cocok Jadi Ketua Umum PSSI

Diketahui, Timnas Indonesia gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018.

Tim arahan Bima Sakti ini sudah dua kali mengalami kekalahan, yakni saat melawan Singapura (0-1) dan Thailand (2-4). Sementara saat melawan Timor Leste Timnas Garuda menang dengan skor 3-1.

Pada laga lanjutan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Panaad, Bacolod, Filipina versus Thailand menghasilkan skor imbang 1-1.

Hasil itu membuat Filipina dan Thailand berhasil mengumpulkan tujuh poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalankan.

Sementara Timnas Indonesia hanya memperoleh tiga poin dan masih menyisahkan satu pertandingan lagi melawan Filipina akhir pekan nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Dengan demikian Timnas Indonesia sudah dipastikan tumbang dari ajang bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.

Atas kegagalan itu, Bima Sakti mengaku siap mundur. Pelatih timnas Indonesia itu menyerahkan sepenuhnya keputusan pada PSSI.

“Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap,” kata Bima Sakti selepas menggelar sesi latihan timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11/2018).

Baca: Tak Mau Mundur, Edy Rahmayadi Berdalih Sedang Melindungi PSSI

Bima Sakti sangat berharap setelah ia mundur, PSSI bisa menunjuk pelatih berkualitas untuk menangani timnas Indonesia.

“Siapapun pelatihnya nanti, baik asing atau lokal, kita semua harus dukung semaksimal mungkin,” ucap Bima Sakti.

Lebih lanjut, Bima Sakti menyatakan bahwa tidak mudah untuk dipercaya menjadi juru taktik Timnas Indonesia.

Bima Sakti sangat berharap agar masyarakat Indonesia bisa mengerti.

Untuk membuat Timnas Indonesia berprestasi, kata dia, harus sudah dilakukan sejak usia dini.

Baca juga: Terkait Wawancara di Kompas TV, Edy Rahmayadi: Saya Sedang Banyak Tugas, Saya Pusing

Bima Sakti menyebut Thailand dan Vietnam yang sudah mulai melakukan itu.

“Kita liat Thailand dan Vietnam dari usia dini mereka sudah dibentuk, jadi memiliki dasar yang bagus,” katanya.

Bima Sakti menyadari gugurnya timnas Indonesia di Piala AFF 2018 membuat kecewa pecinta sepak bola Tanah Air.

Di media sosial, masyarakat Indonesia sudah menyuarakan agar Bima Sakti dan Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, mundur.

“Pemain tidak terpengaruh ke media sosial. Siapapun yang bermain besok melawan Filipina, kami harap dapat dukungan dari masyarakat Indonesia,” ujarnya.