Politik

BPN Prabowo Tak Tahu Chep Hernawan Mantan Donatur ISIS

Prabowo saat di Cianjur. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade, mengaku tidak mengetahui latar belakang Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Ketum Garis) Chep Hernawan.

Sebelumnya, Chep disebut-sebut pernah menjadi donatur keberangkatan ratusan warga negara Indonesia (WNI) ke Suriah untuk bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Namun Andre sendiri meragukan keabsahan kabar tersebut. Jika hal itu benar, menurut Andre, mestinya Chep sudah ditangkap oleh jajaran tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror Polri.

“Saya enggak tahu terus terang, kalau memang dia bersalah pasti (polisi) menghukum beliau, sederhana saja. Tentu kalau dia salah sudah ditangkap oleh Densus 88,” kata Andre kepada CNNIndonesia.com, Rabu (13/3).

Andre pun mempertanyakan alasan sejumlah pihak mempersoalkan mobil berpelat nomor B 264 RIS yang dipakai Prabowo saat berkampanye di Cianjur, Jawa Barat.

Menurut Andre, tidak ada salahnya seandainya mobil tersebut merupakan milik Chep karena Chep bukan terpidana, tersangka, atau penjahat.

“Kalau seandainya itu mobil Chep, (apa dia) itu terpidana, tersangka, atau penjahat kan enggak?” ujar Andre.

Sebaliknya, Andre menilai, mempersoalkan mobil yang ditumpangi Prabowo saat berkampanye di Cianjur merupakan bentuk kepanikan dari kubu capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Mempermasalahkan mobil yang ditumpangi Prabowo, kata Andre, dilakukan setelah pihak pendukung Jokowi-Amin gagal mempersekusi Prabowo dengan tuduhan sosok temperamen dan pemarah.

“Masalah apa, kok ribut saja orang. Setelah gagal mempersekusi Prabowo dengan tuduhan Prabowo temperamen dan pemarah lalu sekarang framing soal mobil. Panik benar kubu sebelah itu ingin menyerang personal Prabowo,” ujar Andre.

Wasekjen DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Wasekjen DPP Partai Gerindra sekaligus Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Kendati demikian, Andre mengaku tidak mengetahui secara pasti pemilik mobil berpelat nomor B 264 RIS tersebut. Dia hanya meyakini, mobil itu berasal dari antusiasme para relawan dan pendukung yang ingin menyediakan mobil untuk Prabowo.

Seandainya pun itu itu mobil milik Chep, lanjutnya, pihak kepolisian juga sudah mengecek kelayakannya agar sesuai standar yang ada.

“Saya enggak tahu itu mobil Chep. Seandainya pun itu mobil Chep atau siapapun, pasti polisi [sudah] cek dulu kelayakan mobil itu karena standarnya mobil presiden dengan mobil cadangannya harus disterilisasi dulu oleh polisi,” kata Wasekjen DPP Partai Gerindra itu.

Nama Chep pernah mendapatkan sorotan dari publik pada Maret 2015 setelah dirinya mengaku sudah memberangkatkan 156 warga Indonesia ke Suriah untuk berperang di bawah bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Menurut Chep, ia memberangkatkan bakal anggota milisi ISIS itu secara bertahap sejak April 2014. Ia mengaku tak merekrut mereka.

Polri telah memeriksa sejumlah orang yang diduga menjadi donatur bagi warga Indonesia yang hendak bergabung dengan ISIS. Salah satunya adalah Chep Hernawan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Rikwanto saat itu menyatakan pihaknya telah melakukan pendalaman dan interogasi terhadap Chep. Rikwanto membenarkan ada beberapa hal yang memang menjadi fakta, namun tidak seluruhnya.

“Belakangan kami dalami pernyataan yang bersangkutan juga tidak sepenuhnya benar,” ujar Rikwanto di Jakarta, Minggu (22/3/2015) silam.

Rikwanto enggan memberikan penjelasan lebih jauh soal keterangan apa yang benar maupun yang tidak benar. Ia hanya menyampaikan bahwa setelah dilakukan konfirmasi dengan kepolisian setempat dan masyarakat sekitar, ada beberapa hal yang hanya merupakan sensasi saja.