Kriminal, Nasional

Bergelar Doktor, Kiai, Haji Tapi Menipu

Ilustrasi

Jurnalindonesia.id – Mahfud Abdilah didakwa menipu jemaah umroh. Pria ‘bergelar’ doktor kiai haji diadili Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Rabu (7/9) siang.

Dalam sidang pimpinan majelis Hakim M Irfan Siregar SH, terdakwa Mahfud Abdulah disidangkan dengan, Jaksa Penuntut Umum Faiq SH menghadirkan dua saksi korban.

Tarsijah dalam kesaksinnya mengatakan dirinya dijanjikan ikut berangkat paket ILHAM dengan membayar Rp 20 juta. “Saya meminta uang saya dikembalikan, itu saja,” ujar saksi Tarsijah. Dia menambahkan, telah membayar uang ke Hajah Halimah.

Dia dijanjikan berangkat Desember 2015 ke tanah suci.’’ Tetapi tidak jadi. Alasanya kuotanya kurang banyak. Tidak jadi berangkat di bulan Desember kami dijanjikan berangkat tanggal 4 Februari 2016. Gagal lagi,” ujarnya.

Yusuf saksi lain mengatakan, mengantar Hajah Halimah membayar uang jemaah ke saudara Sofi Azizah sebesar Rp 337 juta. Saya 10 kali mengantar Bu Halimah membayar uang jemaah umroh ke Sofi Azizah Pak Hakim ,” ucap Yusup.

Ditambahkan, Halimah pernah ketemuan dengan Pak Kiai di Moderland 10 Maret 1016.

”Saya yang mengantar Bu Halimah,” ujar Yusuf menyakinkan atas penipuan yang dilakukan terdakwa.

Pada sidang berikutnya majelis hakim menawarkan kepada terdakwa kalau punya saksi yang meringankan silakan hadirkan. Sidang dilanjutkan Rabu (14/9) mendatang.

 

Loading...