Kriminal

Bentrok dengan GMBI, FPI: Kapolri Harus Pecat Kapolda Jabar

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis
Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis

Jurnalindonesia.id – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis mendesak Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan yang menjadi Ketua Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

“Kapolri harus pecat Kapolda Jawa Barat yang terlibat ini,” kata Sobri di Jakarta, Jumat (13/1/2016).

Sobri mengungkapkan, pihak FPI saat ini tengah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melaporkan Irjen Anton ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. FPI tak terima polisi terlibat ormas yang menurut mereka sebagai bentuk premanisme.

“FPI akan melaporkan pelaporan ke Propam Mabes Polri dalam waktu dekat,” kata dia.

Baca juga: Habib Rizieq: Kapolda Metro Mesti Dididik Lagi

Sebagaimana diketahui, FPI merasa pihak GMBI telah menyerang anggotanya usai terjadi kerusuhan di Markas Polda Jawa Barat.

“Kok bisa ada polisi di ormas itu. Ini bukti premanisme ada di kepolisian. Seharusnya dihentikan. Tidak pantas ada polisi di situ, bisa juga ormas itu buatan dia,” kata Sobri.

Baca: Selain Markas GMBI, Rumah Warga Juga Dirusak Massa yang Diduga dari FPI

Anton sendiri membenarkan bahwa dia merupakan Ketua Dewan Pembina GMBI. Menurutnya, posisi itu dia jabat agar ormas tersebut beradab.

“Saya memang banyak membina. Tetapi saya membina agar mereka ini beradab. Bukan hanya satu, tapi banyak,” kata Anton menjawab pertanyaan wartawan apakah dirinya merupakan dewan pembina GMBI atau bukan.

 

Loading...