Kriminal

Bela Rocky Soal ‘Kitab Suci Fiksi’, ACTA: Beliau Berani Sampaikan Apa yang benar

Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman.
Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra Habiburokhman.

Jurnalindonesia.co.id – Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman mengungkapkan alasannya membela Rocky Gerung dalam kasus ‘kitab suci fiksi’.

Menurutnya, hal itu dilakukan untuk melindungi tokoh yang berani menyuarakan kebenaran.

“Pelaporan terhadap beliau (Rocky Gerung) juga menurut kita harus kita jadikan momentum, bagaimana orang-orang yang berani itu, kita jaga untuk berani. Jangan orang begini-begitu dilaporkan dibiarkan sendirian,” kata Habiburokhman, di Menteng, Jakarta, Selasa (17/4).

Baca: Sebut ‘Kitab Suci Itu Fiksi’, Rocky Gerung Dilaporkan ke Polisi

Habiburokhman menilai Rocky adalah sosok yang kritis dan berani dalam menyampaikan fakta.

“Beliau adalah tokoh berani, kritis, berani menyampaikan apa yang benar itu benar, salah itu salah,” tegas Ketua Bidang Advokasi Partai Gerindra itu.

Habiburokhman mengaku akan akan mengerahkan ratusan pengacara untuk membela Rocky Gerung. Meski demikian dia tetap yakin tidak ada unsur pidana dalam ucapan Rocky terkait ‘kitab suci fiksi’.

Baca juga: Mereka Berkumpul Demi Mendukung Rocky Gerung dan Amien Rais

Rocky Gerung

Rocky Gerung. [Foto: TEMPO/Muradi]

Diketahui, pada Rabu (11/4/2018) lalu, Cyber Indonesia melaporkan Rocky Gerung ke polisi terkait pernyataannya di sebuah televisi swasta yang menyebut bahwa kitab suci itu fiksi.

Oleh pelapor Rocky dianggap melanggar Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45A Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Baca juga: Klarifikasi Rocky Gerung soal Kitab Suci Fiksi: Saya Enggak Pakai KBBI