Daerah, DKI Jakarta

Anies: Kali Item Sudah Enggak Bau, yang Bau Itu di Medsos

Jurnalindonesia.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan Kali Item atau Kali Sentiong di samping Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sudah tidak memunculkan aroma tak sedap lagi.

Ia mengaku sempat ditanya Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenai bau Kali Item yang bikin heboh. Anies pun kemudian membuktikan bahwa kali itu sudah tak berbau lagi.

“Iya Pak, emang sudah enggak bau. Yang masih bau itu di medsos, tapi kalau di kalinya sudah enggak ada,” kata Anies di Balai Kota, Jumat (3/8/2018).

Anies menambahkan, Kalla sempat menanyakan bau Kali Item dan meminta meninjaunya.

“Setelah itu bilang, ‘Sini ambil pisang, saya coba buktiin kalau sudah enggak bau’,” ujar Anies.

Baca: Viral Jernihnya Kali Item di Era Ahok dan Klaim Anies Soal Warisan Masalah

Tebar penghilang bau

Penyemprotan penghilang bau telah dilakukan di Kali Sentiong atau Kali Item pada Sabtu (28/7/2018) dan Minggu (29/7/2018).

Penyemprotan dilakukan untuk menetralisasi agar tidak bau, bukan untuk menimbulkan wangi.

“Kalau penghilang bau itu menetralisasi agar tidak bau, tapi ada yang menulis pewangi, bukan penghilang bau. Penghilang bau bukan berarti pewangi tapi netralisir,” ujar Anies.

Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) DKI Jakarta Peduli Sampah menebarkan 2.500 liter cairan mikroba ke Kali Sentiong atau Kali Item pada Minggu (29/7/2018) pukul 08.30 WIB.

Ketua Kagama DKI Jakarta Peduli Sampah Shodiq Sihardianto mengatakan, ada 5 titik sepanjang aliran Kali Sentiong yang dilakukan penyemprotan.

“Penyemprotan cairan mikroba ini kita kenal dengan istilah injeksi. Kita semprot di 5 titik sepanjang Kali Sentiong dari ujung sampai titik terakhir di Danau Sunter. Pokoknya yang ada kaitannya dengan bau yang menyebar hingga Wisma Atlet,” kata Shodiq yang dilansir dari Kompas.com.

Sebelumnya Kagama DKI Jakarta telah melakukan uji laboraturium pada Sabtu (28/7/2018) untuk mengetahui penyebab bau menyengat dan warna air yang hitam di Kali Sentiong.

“Sebelum kita injeksi, kita sudah mengadakan tes laboraturium untuk tahu kandungan yang menyebabkan bau. Ternyata pencemaran sudah terjadi bertahun-tahun. Kita berpikir satu-satunya solusi hanya bisa melalui injeksi dengan mikroba,” jelas Shodiq.

Ia mengatakan, hasil kerja mikroba bisa diketahui dari uji tes laboratorium yang akan dilakukan pada Jumat (3/8//2018) mendatang “Nanti kita tes laboraturium lagi untuk tau hasilnya, efektif atau tidak. Kan mikroba bekerja mengurai zat organik di Kali Sentiong dulu,” kata Shodiq.

Petugas dari Dinas Penerangan dan Energi DKI Jakarta memasang sejumlah lampu LED selang atau lampu hias di Kali Item yang ditutup kain waring berwarna hitam di samping Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/7/2018). Lampu yang dipasang di Kali Item sama seperti lampu yang dipasang di pohon-pohon yang berada di kawasan Medan Merdeka dan di depan Istana Negara.

Baca: Anies Soal Bau Kali Item: Alhamdulillah Jauh Berkurang

Masih ditutup dengan kain waring

Pemprov DKI Jakarta melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi bau Kali Item.

Selain menutup kali dengan kain waring, Pemprov DKI juga mengoperasikan nano bubble dan beberapa alat lainnya untuk memperbaiki baku mutu air Kali Item.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga menggelotorkan air kali itu agar airnya mengalir dan mengalihkan alirannya ke Kali Sunter.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan dua alasan di balik pemasangan kain waring di atas Kali Itemyang lokasinya dekat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kain waring itu merupakan salah satu solusi jangka pendek yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menjelang Asian Games 2018, mengingat para atlet akan menginap di Wisma Atlet Kemayoran.

“Kami tutup (Kali Item) dengan waring. Tujuannya, pertama, ada angin tentu lewat, itu mengurangi (bau),” ujar Anies dalam acara Mata Najwa yang ditayangkan Trans 7, Rabu (1/8/2018) malam.

Kemudian, alasan kedua pemasangan kain waring adalah untuk mengurangi penguapan di Kali Item.

Hal itu diharapkan bisa mengurangi bau tidak sedap yang tercium dari kali.

“(Alasan) yang kedua adalah evaporasi atau penguapan. Jadi, dengan mengurangi matahari yang terkena air, maka itu (bau) berkurang,” kata dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengunjungi Kampung Delta Serdang, Kemayoran, yang telah dicat warna-warni guna menyambut Asian Games 2018, Sabtu (21/7/2018). Anies menyampaikan, banyak hal yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sejak beberapa bulan yang lalu untuk memperbaiki kondisi Kali Item.

Pemprov DKI harus memastikan atlet Asian Games yang menginap di Wisma Atlet Kemayoran tidak mencium bau dari Kali Item.

“Tujuannya sebenarnya memastikan bahwa di wilayah Wisma Atlet yang persis berada di samping Kali Item itu, tidak lagi tercium aroma yang kuat,” ucap Anies.

Sumber: tribun