Ekonomi dan Bisnis

Anies Anggap Tak Ada Urgensinya Buka Kembali Jalan Jatibaru

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Jurnalindonesia.co.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai tidak ada urgensi untuk membuka kembali Jalan Jatibaru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sebagaimana diketahui, sejak akhir Desember 2017 lalu, satu lajur jalan di depan stasiun Tanah Abang itu digunakan untuk menampung lapak pedagang kaki lima (PKL).

Hal inilah yang memicu ancaman somasi dari perwakilan sopir angkot M08 Tanah Abang-Kota, Abdul Rosyid jika Anies tidak membuka kembali Jalan Jatibaru Raya dalam lima hari sejak Rabu (7/3).

Menanggapi ancaman somasi tersebut, Anies justru mempertanyakan urgensi dibukanya kembali ruas jalan tersebut.

“Artinya kalau (Jalan Jatibaru Raya) harus dibuka, itu karena urgensi apa gitu yang membedakan dibandingkan dengan bulan lalu. Sekarang kan enggak ada yang beda,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/3).

Menurutnya, seandainya jalan itu kembali dibuka, belum tentu bisa menjadi solusi bagi seluruh permasalahan yang ada di Tanah Abang.

“Ini bukan sekadar buka tutup, ini solusi yang lengkap jadi jangan sampai sekedar kita, oh buka oh tutup, bukan. Yang penting adalah solusi untuk keseluruhan di Tanah Abang dan sampai dengan hari ini kita belum lihat ada sesuatu yang berbeda sebetulnya,” imbuh dia.

Baca juga: Anies Meminta Persoalan Tanah Abang Jangan Dipolitisasi

Sebelumnya, Abdul Rosyid mendatangi Balai Kota untuk menyampaikan surat soal rencananya mensomasi Anies atas kebijakan di Tanah Abang tersebut. Rosyid menilai, solusi OK-Otrip yang ditawarkan kepada sopir angkot pun masih mentah.

Ada sejumlah poin yang tidak ia setujui, yaitu target tempuh armada per hari sejauh 170 hingga 175 kilometer, dan tarif kompensasi per kilometer yang belum ditetapkan besaran revisinya. Saat ini, pengusaha angkot dibayar Rp3.459 per kilometer per armada.

Anies menilai, pihaknya lebih baik membicarakan teknis OK-Otrip ketimbang memikirkan opsi membuka kembali Jalan Jatibaru Raya.

“Kalau masalahnya di OK Otrip kita bicarakan OK Otripnya. Itu yang saya maksud tadi. Bila masih ada masalah ya kita bicarakan masalahnya tapi bukan kemudian semata-mata membatalkan semuanya,” ucap dia.

Baca juga: Anies Baswedan Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Tanah Abang