Nasional

Ahok Bebas, Kalapas Cipinang: Baru Kali Ini Ada Narapidana Tidak Ambil Haknya

Kalapas Cipinang Konpres Pembebasan Ahok. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Jurnalindonesia – Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi bebas murni Kamis (24/01/2019). Bebasnya Ahok itu menuai kekaguman dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Andhika Dwi Prasetya.

Andhika mengungkapkan, Ahok berperilaku baik selama mendekam di Rutan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat. Hal ini berdasarkan laporan yang diterimanya secara periodik.

BACA JUGAAhok Bebas, Indro Warkop: Jantan Banget Dia Ini!

“Ya pasti kan ada catatan. Kita sifatnya monitoring secara periodik, setiap Minggu, setiap bulan, tri wulan,” kata Andhika di Gedung Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (24/1).

Dalam hal ini, Andika mengakui kalau dirinya baru bertemu penghuni lapas yang enggan mengambil jatah pembebasan bersyarat dan cuti jelang bebas.

“Satu hal yang menurut kami, pengalaman kami luar biasa, beliau ini (Ahok) belum pernah saya temui narapidana tidak mengambil haknya seperti pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas,” ujar Andhika.

Untuk diketahui, narapidana mendapatkan hak cuti menjelang bebas. Cuti ini diperuntukkan bagi narapidana yang tidak bebas bersyarat. Cuti menjelang bebas dapat diajukan jika narapidana telah menjalani minimal dua pertiga masa tahanan.

Andhika mengaku baru pertama kalinya bertemu narapidana yang memutuskan tidak mengambil hak-haknya. Dia pun menyebut ini sebagai pengalaman yang luar biasa.

“Baru ketemu ini saya seumur saya menjadi petugas pemasyarakatan,” tutur Andhika.

BACA JUGAAhok: Sudah Cocok, Saya Ingin Tetap Dicukur Pangkas Rambut Mako Brimob

“(Alasanya kaga ambil?) Nggak tahu. Kita nggak bisa menggali dong. ‘Gua nggak mau’ kata beliau, ” tambah Andhika.

Bahkan, kata Andika, sebelum bebas ia sempat meminta maaf kepada seluruh petugas Lapas Cipinang.

“(Ucapan terimakasih?) Pasti. Beliau (Ahok) sebagai orang yang santun menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada petugas ketika dia ada khilaf dan salah,” pungkas Andhika.

Seperti diketahui, hari Kamis, 24 Januari 2019, Ahok bebas murni setelah menjalani masa hukuman dalam kasus penodaan agama pada 9 Mei 2017 lalu. Dia ditahan dalam pengawasan Lapas Cipinang, dengan dititipkan ke rutan di Mako Brimob.

Ahok telah menjalani hukuman selama 1 tahun 8 bulan 15 hari setelah divonis 2 tahun dipotong remisi. Kamis 24 Januari, sekitar pukul 07.30 WIB, Ahok dijemput keluarga di Rutan Mako Brimob.