Din Syamsuddin (tengah) pada deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia. Foto: Youtube/Realita TV

Jurnalindonesia.co.id – Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) terus menunjukkan eksistensi dengan mendeklarasikan diri di sejumlah daerah. Mantan Panglima TNI yang juga salah satu deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo, sempat menghadiri deklarasi KAMI di Solo Jawa Tengah, Kamis (21/8).

Presidium KAMI, Din Syamsuddin mengatakan KAMI memang sudah terbentuk di sejumlah daerah dan luar negeri. Meski demikian, ia menegaskan KAMI tak akan berubah menjadi parpol dan tetap menjadi gerakan moral.

“Sudah terbentuk di banyak daerah dan luar negeri,” kata Din dikutip dari kumparan, Jumat (21/8).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menyebut KAMI yang dibentuk untuk mengevaluasi pemerintahan, tidak akan menjadi parpol seperti diprediksi PDIP

“(KAMI) tidak menjadi partai politik,”
– Din Syamsuddin

Saat mengadakan deklarasi Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta, Din sempat menyebutkan sejumlah daerah seperti Solo, Medan, hingga Makassar ikut mendeklarasikan KAMI di wilayah masing-masing.

Selain di dalam negeri, sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Australia hingga Swiss turut mendeklarasikan gerakan yang sama.

“Alhamdulillah sudah terbentuk KAMI di berbagi daerah, bahkan di luar negeri yang pada hari ini mereka melakukan deklarasi,” ucap Din, Selasa (18/8).

“Di Solo, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Semarang, Bandung, Palembang, Makassar, Banjarmasin, dan bahkan di luar negeri. Baik di AS, Australia, Melbourne, Qatar, dan Swiss. Mereka menyatakan diri bergabung dengan KAMI,” jelas dia.

Saat mengikuti deklarasi KAMI di Solo, Gatot pun telah menegaskan dirinya tak akan ikut terlibat apabila nantinya KAMI menjadi sebuah parpol seperti anggapan sejumlah pihak.

“Saya tak mau terlibat jika KAMI menjadi partai politik. Pastinya saya tidak akan ada di sana (parpol),” ucap Gatot. (kmprn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *