Wakil Ketua DPR Fadli Zon
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. (Foto: Muhammad Ridho/detikcom)

Jurnalindonesia.co.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Fadli Zon menilai bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila yang baru-baru ini menjadi sorotan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dianggapnya sudah tidak penting lagi.

Alasannya karena Pembahasan Pancasila dianggapnya sudah selesai. Pernyataan ini disampaikannya melalui akun media sosial Twitter @fadlizon, Minggu, 31 Mei 2020.

“Ini RUU yg sama sekali nggak penting. Hari gini masih bicara Haluan Ideologi Pancasila. Apa urgensinya?” cuit Fadli.

Menurut Fadli, Pancasila yang ada saat ini sudah selesai (baca: disepakati) tahun 1945 dan para pemikirnya orang-orang hebat di masanya.

“Yg mau khianat pd Pancasila ya komunisme,” katanya, ketika mengomentari cuitan Menkopolhukam Mahfud MD:

“RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yg skrg ada bkn utk membuka pintu bg komunisme tp utk menguatkan Pancasila sbg ideologi negara. Masyarakat bisa berpartisipasi ikut mengkritisi isi RUU tsb agar bisa benar2 menguatkan Pancasila sbg dasar ideologi negara.”

 

Untuk diketahui pemerintah kini tengah menggodok Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila.

RUU ini menurut Mahfud MD bukan untuk membuka pintu bagi komunisme. Tapi untuk lebih menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara.

Untuk itu dia mengharapkan masyarakat dapat berpartisipasi untuk ambil andil mengkritisi isi RUU Haluan Ideologi Pancasila yang tengah digodok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *