Jurnalindonesia.co.id – Sebanyak 102 Kabupaten/Kota yang berada di Indonesia telah mendapat izin untuk melakukan kegiatan masyarakat produktif dan aman COVID-19.

Kepala Gugus Tugas Pusat Percepatan Penanganan Virus COVID-19 Doni Monardo telah memberikan kewenangan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada di zona hijau.

“Ke-102 Kabupaten Kota tersebut merupakan rekomendasi dari tim pakar melalui berbagai pendekatan,” ujarnya dikutip dalam akun Twitter @BNPB_Indonesia.

Pendekatan yang digunakan berdasarkan kriteria epidemologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan sesuai rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Berikut ini rincian 102 daerahnya:

1. Sumatera Utara: Nias Barat, Pakpak Barat, Samosir, Tapanuli Tengah, Nias, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias Utara, Mandailing Natal, Padang Lawas, Kota Gunungsitoli, dan Nias Selatan.

2. Provinsi Jambi : Kerinci.

3. Provinsi Bengkulu: Rejang Lebong.

4. Provinsi Lampung: Lampung Timur dan Mesuji.

5. Kepulauan Riau, Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas.

6. Riau: Rokan Hilir, dan Kuantan Singgigi.

7. Provinsi Aceh: Pidie Jaya, Aceh Singkil, Bireuen, Aceh Jaya, Raya, Kota Subulussalam, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Selatan, Kota Sabang, Kota Langsa, Aceh Timur, dan Aceh Besar.

8. Provinsi Sumatera Selatan: Kota Pagar Alam, Penukal Abab Lematang Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Empat Lawang.

9. Provinsi Papua: Yahukimo, Mappi, Dogiyal, Kepulauan Yapen, Paniai, Tolikara, Yalimo, Deiyai, Puncak Jaya, Mamberamo Raya, Nduga, Pegunungan Bintang Asmat, Supiori, Lanny Jaya, Puncak dan Intan Jaya.

10. Provinsi Maluku: Kota Tual, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, dan Maluku Barat Daya.

11. Provinsi Papua Barat: Kaimana, Tambrauw, Sorong Selatan, Maybrat, Pegunungan Arfak.

12. Provinsi Maluku Utara: Halmahera Tengah dan Halmahera Timur.

13. Provinsi Sulawesi Utara: Bolaang Mongondow Timur dan Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.

14. Provinsi Sulawesi Selatan: Toraja Utara.

15. Provinsi Sulawesi Tenggara, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Utara, Buton, Konawe Utara, Konawe Kepulauan.

16. Provinsi Sulawesi Tengah: Donggala, Tojo Una-Una, Banggai Laut.

17. Provinsi Sulawesi Barat: Mamasa.

18. Provinsi Gorontalo: Gorontalo Utara.

19. Provinsi Nusa Tenggara Timur : Ngada, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Alor, Sumba Barat, Lembata, Malaka, Rote Ndao, Manggarai Timur, Timor Tengah Utara, Sabu Raijua, Kupang, Belu, dan Timor Tengah Selatan.

20. Provinsi Kalimantan Tengah: Sukamara.

21. Provinsi Kalimantan Timur: Mahakam Ulu.

22. Provinsi Jawa Tengah: Tegal.

23. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: Belitung Timur.

Hal tersebut menurut Doni merupakan keberhasilan masyarakat yang produktif dan aman COVID-19 sangat tergantung kepada kedisiplinan masyarakat dan kesadaran kolektif, dalam mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Doni juga meminta kepada setiap daerah menyiapkan manajemen krisis untuk melakukan monitoring dan evaluasi.

Dalam hal ini, waktu dan sektor yang akan dibuka kembali, ditentukan oleh para pejabat bupati dan walikota daerah masing-masing,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *