Camat di wilayah Kota Parepare membubarkan jemaah salat Jumat.
Camat di wilayah Kota Parepare membubarkan jemaah salat Jumat.

Jurnalindonesia.co.id, Parepare – Seorang Camat di Kota Parepare, Sulawesi Selatan dipolisikan gara-gara membubarkan jemaah salat Jumat di Masjid Ar Rahma Cappa Ujung tempo hari.

Camat berinisial UL tersebut dituduh telah melakukan penodaan agama.

Laporan dibuat oleh warga setempat pada Senin (27/4) dan diterima SPKT Polres Parepare dengan nomor LP/74/IV/7.1.3/2020/SPKT.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan adanya pelaporan tersebut. Kendati demikian, polisi masih mendalami untuk menentukan apakah laporan itu memenuhi unsur pidana atau tidak.

Baca juga: Cegah Corona, Arab Saudi Terbitkan Larangan Salat Tarawih di Masjid

Ibrahim mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, kepolisian mendapati bahwa pembubaran tersebut dilakukan demi melindungi warganya dari penyebaran virus Corona. Oleh karena itu, pendalaman terkait dengan laporan itu masih perlu dilakukan oleh kepolisian.

Kasus bermula saat camat membubarkan kegiatan salat Jumat di Masjid Ar Rahma pada 17 April 2020 lalu. Pembubaran tersebut dikarenakan khawatir akan penularan COVID-19.

Camat mendatangi masjid Ar Rahma dengan didampingi seorang tokoh masyarakat dan meminta jemaah untuk membubarkan diri. Aksi itu pun menyulut emosi warga yang sedang melakukan kegiatan salat Jumat hingga sempat terjadi keributan di dalam masjid.

Aksi camat tersebut terekam video CCTV berdurasi 59 detik dan beredar luas di media sosial. Berikut videonya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *