Wali Kota Jambi, Syarif Fasha
Wali Kota Jambi, Syarif Fasha saat memberikan keterangan pers. (Foto:/istimewa)

Jurnalindonesia.co.id – Seorang warga Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, sudah dinyatakan positif terindikasi terinfeksi virus corona berdasarkan rapid test. Namun dia enggan menjalankan isolasi mandiri.

Malah, warga tersebut masih menjadi imam di salah satu masjid di Kenali Asam Bawah.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, mengaku sudah menginstruksikan kepada kepolisian untuk menjemput paksa warga tersebut untuk dibawa ke Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

Lebih lanjut Fasha mengingatkan kembali warga Kota Jambi agar mematuhi aturan serta yang sudah disampaikan pemerintah untuk mencegah penularan virus corona.

“Kami kembali mengimbau agar Masjid tidak melaksanakan tarawih berjamaah. Pemerintah Kota Jambi tidak ingin terjadi penambahan positif Covid-19. Karena kami mendapatkan laporan masih ada masjid yang melaksanakan tarawih berjamaah,” kata Fasha melalui video siaran pers, Sabtu (25/4/2020).

Pemkot Jambi sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh masjid agar tidak melaksanakan tarawih berjemaah untuk mencegah penularan virus corona.

Selain itu, untuk klaster Gowa, Wali Kota Jambi juga mengimbau kepada keluarganya untuk memeriksakan diri secara rutin ke puskesmas terdekat.

“Apabila ada gejala batuk, pilek, demam dan sesak napas agar segera melaporkan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Saat ini pasien positif Covid-19 di Kota Jambi berjumlah 9 orang. Satu orang diketahui melakukan perjalanan ke Jakarta.

Sedangkan delapan orang merupakan klaster Gowa, baik yang mengikuti Ijtima Ulama Gowa maupun keluarganya yang melakukan kontak erat dengan pasien positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *