Kriminal

Asam Urat Kambuh, Ahmad Dhani Terpaksa Buang Air Kecil Lewat Botol

Terdakwa kasus pencemaraan nama baik melalui vlog “Idiot” Ahmad Dhani sempat diinfus karena penyakit asam uratnya kambuh saat berada di Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Asam urat di kaki kanannya kambuh, sempat diinfus juga selama empat hari,” kata pengacara Dhani, Sahid, Senin, 25 Maret 2019.

Sahid mengatakan, sakit yang kambuh itu membuat Dhani kesulitan berdiri dan berjalan ke kamar mandi.

“Kalau kambuh, buang air kecilnya lewat botol,” ujar Sahid.

Sahid mengatakan, Dhani memang memiliki riwayat penyakit asam urat sejak lama. Namun di tahanan, penyakitnya itu kambuh lantaran ia harus menjalani penahanan dengan fasilitas seadanya.

“Memang Mas Dhani punya (riwayat) asam urat. Kemarin katanya, mungkin gara-gara tidur di lantai, mandi pakai air dingin, makannya ngawur, dan enggak sempat olahraga,” kata Sahid.

Sahid menambahkan kondisi Dhani kini memang sudah membaik. Namun, kaki kanannya diketahui masih bengkak.

Baca Juga:  Kecanduan Rokok, Warga Tuntut Gudang Garam dan Djarum Rp1,4 Triliun

“Sekarang sudah agak mendingan cuma masih agak bengkak sebelah kanan. Kemarin sempat minta dibantar ke rumah sakit swasta,” lanjut Sahid.

Tak hanya itu, Sahid pun menitipkan Dhani pada dua dokter di Rutan. Jika kondisi Dhani memburuk, Sahid telah menyiapkan permohonan pembantaran agar Dhani bisa dirawat di rumah sakit.

“Saya sudah koordinasi dengan dokter Syaiful dan dokter Arifin yang di Medaeng. Belum ada permohonan. Kita masih menunggu. Kalau harus ada perawatan intensif kita siap ajukan permohonan pembantaran,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Rutan Klas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Teguh Pambudi mengatakan kambuhnya penyakit Ahmad Dhani bukan disebabkan oleh makanan yang disediakan pihak Rutan.

Pasalnya, menurut Teguh pihaknya telah menyiapkan makanan yang lengkap dan sehat untuk penghuni Rutan.

“Ada daging, telur, sayur juga lengkap. Kita juga kasih kacang hijau,” kata Teguh, Senin, (25/3).

Baca Juga:  Ahmad Dhani: Saya Panglima Tim Kampanye Prabowo di Jatim

Teguh mengatakan Dhani juga sempat diinfus dan meminta dirujuk ke rumah sakit swasta. Namun karena sakitnya telah membaik, hingga saat ini kuasa hukum belum mengajukan pembantaran bagi Dhani.

Dia mengatakan Dhani diinfus bukan karena kesehatannya drop total. Menurutnya hal itu lantaran beberapa obat memang baru bisa diberikan ke musisi Dewa 19 tersebut dengan infus.

“Kemarin diinfus itu cuma untuk memasukkan obat. Bukan yang benar-benar diinfus karena drop sekali. Itu juga diinfus cuma sekali. Saat ini sudah mendingan,” kata Teguh.

Dia mengatakan pihak rutan akan mengizinkan pembantaran Dhani jika dokter rutan telah memberi rujukan. Sebab pemberian izin keluar rutan untuk pengobatan ada ketentuan khusus.

“Itu dilakukan kalau dokter rutan sudah menyatakan tidak sanggup baik dari peralatan medis maupun situasi dan kondisi di rutan,” ujarnya.

Dhani saat ini sedang menjalani proses persidangan kasus pencemaran nama baik terkait vlog “Idiot” yang dibuatnya November 2018 lalu. Dhani menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Baca Juga:  Santri Dimas Kanjeng Sebut Gurunya Sekarang di Mekkah, yang Polisi Tangkap adalah Bayangannya

Dalam perkara pencemaran nama baik melalui vlog “Idiot”, jaksa mendakwa Dhani melanggar Pasal 45 Ayat (3) jo Pasal 27 Ayat (3) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Dalam perkara yang sama, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ahmad Dhani yang juga caleg DPR dapil Surabaya-Sidoarjo dari Partai Gerindra itu divonis 1,5 tahun penjara akhir Januari lalu