Female

Tanda Menjelang Proses Persalinan Yang Harus Bunda Ketahui

Bagi para ibu hamil yang baru pertama kali mengalami kehamilan, tentunya mereka belum terlalu paham dengan tanda-tanda menjelang proses persalinan. Untuk mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan, tentu saja kita harus tahu akan tanda-tanda tersebut. Lantas, seperti apa sajakah tanda-tanda menjelang proses persalinan? Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai tanda-tanda proses menjelang proses persalinan, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

  1. Perubahan Cairan Keputihan

Tanda-tanda pertama yang harus anda ketahui dalam menjelang proses persalinan, yakni terdapat perubahan pada cairan keputihan. Ya, menjelang persalinan keputihan ini akan terjadi perubahan berupa warna cairannya yang cenderung merah muda, kemerahan, dan kecokelatan. Selain itu, tekstur cairan keputihannya juga tampak lebih kental dari biasanya. Kondisi ini kerap disebut dengan nama “bloody show”, yang dikarenakan adanya pelepasan lendir penyumbat leher rahim selama kehamilan. Alhasil, saluran penyumbat tersebut akan mengendur yang diikuti dengan melonggarnya leher rahim, dan akan terjadi selama tahap pertama persalinan. Jika terjadi pendarahan berat seperti saat menstruasi, bisa jadi indikasi bahwa telah terjadi masalah. Apabila anda mengalami pendarahan yang seperti itu, sebaiknya segera periksakan diri anda ke dokter kandungan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Posisi Bayi Yang Akan Turun Merosot

Kurang lebih sekitar 1 – 4 minggu sebelum persalinan dimulai, maka bayi yang ada dalam kandungan akan turun merosot ke bagian panggul (perut bagian bawah). Hal itu menandakan bahwa bayi sedang mengatur ullang tubuhnya ke posisi kepala di bagian bawah dalam mempersiapkan proses persalinan. Saat si bayi beranjak ke posisi yang lebih rendah, hal itu akan meringankan tekanan pada diafragma bunda sehingga mudah untuk mengambil nafas. Akan tetapi, pengenduran bayi ini juga dapat menempatkan lebih banyak tekanan pada kandung kemih, sehingga bunda akan sering bolak-balik ke kamar mandi untuk buang air. Bagi bunda yang baru pertama kali hamil, biasanya merosotnya bayi dalam kandungan ini akan terjadi di detik-detik akhir menjelang persalinan atau saat proses melahirkan akan dimulai.

  1. Leher Rahim Yang Terbuka

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa menjelang proses persalinan, maka kondisi meher rahim akan melonggar. Ya, kondisi melonggarnya leher rahim ini akan terjadi pada minggu-minggu atau beberapa hari terakhir sebelum persalinan, namun hanya sedikit saja. Ketika jadwal check up, maka dokter akan melakukan pemeriksaan dalam untuk melihat kondisi leher rahim, apakah leher rahim sudah meregang dan siap untuk melakukan proses persalinan. Tapi, leher rahim tidak akan membesar sepenuhnya dengan cepat, terkecuali diikuti oleh kontraksi rahim yang lebih teratur.

  1. Kram Perut dan Nyeri Punggung Yang Sangat Menyakitkan

Menjelang atau selama persalinan, mungkin bunda akan merasakan adanya tekanan atau kram do daerah perut bagian bawah (panggul) dan juga di bagian dubur. Disamping itu, bunda juga akan mengeluhkan rasa sakit di area paha dan punggung bagian bawah, terlebih jika ini bukanlah kehamilan pertama bunda. Otot dan sendi tubuh bunda sedang dalam kondisi meregang dan bergeser, yang menjadi pertanda menuju proses persalinan semakin mendekat.

  1. Diare Dan Mual / Muntah

Hormon yang diproduksi oleh tubuh untuk memudahkan kelahiran calon bayi, tantunya akan merangsang usus bunda untuk bergerak lebih itensif sehingga mengakibatkan kondisi diare. Selain itu, kondisi tersebut juga akan diikuti dengan mual-mual atau muntah. Kondisi tersebut memang cukup mengganggu, dikarenakan bunda harus sering bolak-balik ke kamar mandi. Namun, kondisi diare dan mual-mual ini merupakan reaksi alami dari tubuh, yang artinya bukanlah sesuatu masalah. Selama proses persalinan, bunda juga akan mengalami dorongan yang lebih untuk buang air besar. Sebagai solusi terbaiknya, bunda harus menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum banyak cairan.

  1. Penurunan Berat Badan

Ciri-ciri berikutnya yang harus bunda ketahui, yakni adanya penurunan berat badan. Biasanya, menjelang akhir kehamilan, maka peningkatan berat badan bunda akan berhenti. Ya, bisa jadi berat badan bunda akan stabil, atau bahkan kehilangan berat badan. Namun, penurunan berat badan ini bukanlah sebuah masalah yang harus dikhawatirkan, karena tidak akan mempengaruhi pada berat badan bayi saat terlahir. Kendati berat badan bunda telah kehilangan beberapa kilo dari pengurangan cairan ketuban akibat sering buang air besar maupun kecil, namun bayi bunda masih tetap mendapatkan berat badan yang normal.

  1. Tubuh Yang Kelelahan dan Mudah Mengantuk

Kondisi perut yang samkin hari semakin membesar, tentunya dapat membuat system pencernaan menjadi agak terhambat sehingga bunda akan kesulitan nyenyak tidur pada malam hari. Biasanya, bunda hanya akan bisa tidur di malam hari dengan durasi sekitar 1 – 2 jam saja. Namun, ada sebagian dari para ibu hamil yang justru mendapatkan energy lebih menjelang proses persalinan, dan seolah-olah tubuhnya itu tidak bisa berdiam diri.

Nah, itulah beberapa gejala atau ciri-ciri menjelang proses persalinan, yang tentu saja wajib bunda ketahui. Bagaimana, apakah saat ini bunda sudah siap untuk melahirkan?

Loading...