Politik

Kasus Munajat 212, Neno Warisman Kembali Mangkir dari Panggilan Bawaslu DKI

Wakil ketua tim pemenang calon presiden pasangan no urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Salahudin Uno, Neno Warisman menyampaikan orasi politik saat menghadiri silaturahmi dan deklarasi pemenangan pilpres di Banda Aceh, Minggu (30/9 - 2018). (Antara/Ampelsa)

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Neno Warisman kembali mangkir dari pemanggilan klarifikasi oleh Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu DKI Jakarta, Senin (18/3/2019). Ini ketiga kalinya Neno mangkir dari pemanggilan terkait dugaan pelanggaran kampanye di acara Malam Munajat 212, Kamis (21/2/2019) lalu.

Anggota Bawaslu DKI Puadi mengatakan Neno  yang sejatinya dimintai klarifikasi hari ini bersama wakil ketua DPR Fadli Zon kembali tidak hadir dalam proses klarifikasi tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga:  Sandiaga Uno Soal Keputusan PDIP: Saya sih ya Masih Ngarep.com

“Ibu Neno sudah tiga kali disampaikan tapi dia tidak hadir. Tidak ada alasan,” kata Puadi di kantor Bawaslu DKI, Jl Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (18/3/2019).

BACA JUGA: Penuhi Panggilan Bawaslu, Fadli Zon: Tak Ada Kampanye di Munajat 212

Selanjutnya, Neno Warisman akan kembali dianalisis oleh tim Bawaslu untuk tetap dimintai keterangan atau tidak terkait dugaan pelanggaran kampanye di acara Malam Munajat 212.

Baca Juga:  Cendekiawan Muda NU Soal Puisi Neno: Mengatasnamakan Allah untuk Memuaskan Nafsu Politik

“Nanti dibahas dipembahasan kedua. Ketidakhadiran dia, apakah nanti bisa mengikat atau tidak terkait adanya dugaan pelanggaran tersebut. apabila memang ada yasudah, kalau tidak ada ya kita sampaikan terhadap status laporan tersebut,” jelas Puadi.