Nasional

Singgung Kasus Hoaks, Jokowi: Untung Ratna Sarumpaet Jujur

Jokowi Puji Ratna Sarumpaet

Jurnalindonesia – Capres petahana Joko Widodo (JokowI) menyinggung soal kasus hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet saat menghadiri deklarasi dukungan alumni universitas se-Jawa Tengah, di Kota Lama, Semarang, Minggu (3/2) pagi.

Jokowi awalnya bicara mengenai hoaks yang belakangan marak beredar di publik. Ia bicara soal hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos. Ia juga menyinggung soal selang cuci darah di RSCM yang disebut Prabowo Subianto digunakan berkali-kali.

BACA JUGAAtiqah Hasiholan: Ibu Saya Tak Pernah Sebarkan Hoax Penganiayaan ke publik

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian bicara mengenai Ratna Sarumpaet yang kabarnya sempat dianiaya, namun ternyata mukanya lebam karena operasi plastik.

“Ada lagi yang katanya dianiaya, mukanya babak belur, lalu konferensi pers, menuduh-nuduh kita,” kata Jokowi disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Namun, Jokowi justru memuji sosok Ratna Sarumpaet karena pada akhirnya ia mengakui kepada publik bahwa wajahnya lebam akibat operasi plastik, bukan karena dianiaya orang tak dikenal sebagaimana disampaikan kubu Prabowo-Sandiaga.

“Untungnya yang namanya Mbak Ratna Sarumpaet itu jujur. Saya kenal Mbak Ratna ini lama. Beliau ini berani dan jujur sehingga pas terakhir ramai ya beliau sampaikan apa adanya,” jelas Jokowi sambil mengacungi jempol.

BACA JUGAPengacara: Timses Prabowo Tak Pernah Besuk Ratna Sarumpaet Selama Ditahan

Jokowi justru mempermasalahkan pihak-pihak yang menyebarkan kepada publik bahwa Ratna dianiaya.

“Saya acungi jempol ke Mbak Ratna. Tapi yang nggak benar itu yang ngabarin digebukkin, itu nggak benar. Maunya apa? Maunya nuduh kita kriminalisasi,” kata Jokowi.

Kepala Negara menegaskan masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dan pintar-pintar dalam mengolah informasi.

“Masyarakat kita cerdas-cerdas, masyarakat kita pintar-pintar. Jangan dikira bodoh-bodoh,” katanya.

Pada kesempatan itu dilakukan Dekralasi Koalisi Alumni Diponegoro Untuk Jokowi-Amin.

Koalisi ini merupakan gabungan para alumni perguruan-perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN dan PTS) yang ada di Propinsi Jawa Tengah, (seperti Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, UIN Walisongo, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Tujuh Belas Agustus, Universitas Stikubank, dan lain-lain), alumni SMA/SMK yang ada di Semarang, dan kalangan berpendidikan lainnya.

Hadir mendampangi Jokowi para politisi PDIP seperti Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo. Jokowi hadir bersama sang istri Iriana Joko Widodo di tempat itu pada sekitar 08.00 WIB.

BACA JUGAAmien Rais: Ratna Sarumpaet Ini Sekarang Sudah Jadi Sampah Politik, Kasihan

Untuk diketahui, Ratna Sarumpaet saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap dan akan segera menjalani sidang.

Kasus ini bermula saat foto muka Ratna yang babak belur tersebar melalui media sosial, Oktober 2018. Narasi yang beredar saat itu Ratna dihajar beberapa orang ketika berada di Bandung, tepatnya di Bundaran Husein Sastranegara pada 21 September 2018.

Prabowo Subianto bahkan menggelar jumpa pers untuk menyatakan penyesalannya atas penganiayaan yang menimpa Ratna.

Belakangan, Ratna menyatakan bahwa penganiayaan itu sebagai sebuah kebohongan yang ia sampaikan pada keluarganya. Kemudian, kebohongan itu tersebar di media sosial melalui sejumlah akun. Padahal, muka Ratna lebam karena operasi plastik.

Loading...