Monday, December 3, 2018

Sadis! 31 Pekerja Tewas Dibunuh KKB di Nduga Papua

Pos penjagaan Mugi di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua yang dijaga personel TNI dikepung 40 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Foto Ilustrasi/Dokumen SINDOnews

Jurnalindonesia.co.id - Sebanyak 31 orang pekerja Proyek PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua tewas. Mereka diduga dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pada Ahad (2/12).

Berdasarkan keterangan Polda Papua, peristiwa tersebut sudah terjadi sejak Minggu (2/12/2018) di Kali Yigi dan Kali Aurak. Lalu kembali terjadi pada Senin (3/12/2018) sore tadi waktu setempat.

Kecurigaan bermula pada Sabtu (1/12/2018), sekitar pukul 20.30 WIT. Project Manager PT. Istika Karya paket pembangunan jembatan Habema- Mugi bernama Cahyo, mendapat telepon dari nomor yang biasa dipakai Jhoni, koordinator lapangan pembangunan jembatan.

Namun, dalam pembicaraan di telepon, Cahyo mengaku tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang memakai telepon seluler Jhoni.

Jhoni sendiri diketahui sedang melaksanakan pembangunan jembatan di Kali Aurak, Kali Umtlat, Kali Yigi, Kali Nigidirik di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Sementara, seorang pegawai Bina Marga bernama Monang Tobing melakukan komunikasi SMS dengan Jhoni pada tanggal 30 November 2018. Diduga, penelepon Cahyo tersebut adalah KKB yang menculik para pekerja.

Baca Juga: Mahasiswa Papua dan Ormas Surabaya Terlibat Bentrok, 16 Orang Luka


Sementara iru, berdasarkan informasi pos Satgas Pamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena, pada 30 November 2018 pukul 04.00 WIT tercatat satu unit mobil ran strada dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi, Mobil itu membawa lima orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya, pada 1 Desember 2018 tercatat dua mobil menuju ke Camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Pada 2 Desember 2018 malam, satu mobil Strada kembali ke Wamena dan pada Senin 3 Desember 2018 satu mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

Tidak lama, munculnya informasi yang diterima Polda Papua bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para buruh di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Laporan terakhir total semua korban adalah 31 orang, 24 orang pekerja dari PT Istaka Karya dibunuh pada hari pertama pada Minggu (2/12/2018), 8 orang lainnya sempat menyelamatkan diri dan bersembunyi di salah satu rumah anggota DPRD setempat.

Namun tak selesai di sana. Para pekerja yang bersembunyi ini kemudian dijemput keesokan harinya, dan kembali dibunuh oleh kelompok bersenjata itu. Tapi masih ada satu orang hilang.

Baca Juga: PGGJ Papua Persoalkan Suara Azan hingga Menara Masjid yang Tingginya Melebihi Gereja


Mendapat laporan tersebut, personil gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya, AKP RL Tahapary bergerak dari Kabupaten Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Namun saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Bua, dan menyampaikan pesan agar tim berbalik arah karena jalan sudah diblokade oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata.

Hingga kini aparat gabungan TNI-Polri sudah diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah korban dan melakukan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan.

Polda Papua menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya para korban dan mengecam tindakan biadab yang tidak manusiawi dilakukan kriminal bersenjata ini.
close